KP2KKN JAWA TENGAH

DEMI ANAK CUCU BERANTAS KORUPSI SEKARANG JUGA

Kejagung Bidik Tersangka Lain di USU


8825korupsi

Medan-ORBIT: Petinggi Universitas Sumatera Utara (USU) masih belum mau buka suara soal penggeledahan oleh Tim Kejaksaan Agung di beberapa fakultas.

 

Namun beberapa pejabat fakultas mengaku tidak mengetahui secara rinci kasus yang sejak 2010 lalu menjadi bidikan lembaga Adhyaksa tersebut.

 

Kepada Harian orbit, Kamis (26/6), Pembantu Dekan I Fakultas Ilmu Budaya (FIB), M Husnan Lubis MA, menjelasakan dirinya hanya menandatangani berita acara pemeriksaan barang-barang yang ada di Departemen Etnomusikologi.

 

“Saya tidak mengerti secara rinci masalah itu, sebab saya belum menjabat pada saat itu. Biarpun begitu saya tandatangani saja penggeledahan itu karena bapak Dekan FIB sedang berada di luar kota,” terang Husnan.

 

Begitu juga dengan Kepala Biro Aset USU, Ahmad Hatib yang mengatakan pihaknya hanya sebagai pencatatan aset negara. Bedasarkan Surat Perintah Pencairan Dana (SP2D) dan surat tentang terima barang, kata Ahmad, jika hal itu sudah lengkap tentu kami akan mencatatnya.

 

Menurut Ahmad, kedatangan Kejagung hanya mengkroscek barang yang ada sesuai dengan barang masuk. “Menurut sepengetahuan saya hasil kroscek semalam barang yang kita terima semua ada di lokasi. Persoalan harga, bagian aset tidak mengetahui sama sekali,” teranngya lagi.

 

Di bagian lain, elemen masyarakat terus mengapresiasi langkah Kejagung yang berani mengobrak-abrik kampus plat merah tersebut.

 

Ketua Dewan Pimpinan Wilayah Komite Transparansi dan Akuntabilitas Sekolah (Komptras) Emil Pandiangan mengatakan, kasus tersebut memang sudah lama diributi media massa. Namun selama ini petinggi USU terkesan tak mau ambil pusing dengan kasus itu.

 

“Kejagung memang harus berani. Kita juga minta agar Kejagung membidik tersangka lain yang kedudukannya lebih tinggi dari jabatan Dekan yang menjadi tersangka dalam kasus itu,” ujar Emil.

 

Emil yakin, langkah yang ditempuh oleh Kejagung tidak sekadar isapan jempol semata. Sebab kasus ini sudah menjadi perhatian nasional.

 

“Kasus korupsi di kampus memang menjadi perhatian nasional. Kita lihat saja kasus di UGM dan UI,” katanya.

 

Tidak Sesuai Kontrak

 

Sebelumnya, salah seorang tim Pidsus kejagung, mengakui mereka diturunkan oleh atasannya ada 4 orang, yang menjadi ketua tim yang bernama Fahmi.

 

Tapi sayang tim pemeriksaan barang-barang yang ada di Etnomusikologi dan Fakultas Farmasi tidak mau berkomentar soal kehadirann mereka di USU, rabu (25/6) kemarin.

 

“Kami hanya diperintahkan untuk memeriksa barang-barang yang ada,” katanya singkat.

 

Terpisah, Jaksa Agung Muda Pidana Kusus Kejaksaan Agung (Jampidsus) Widyo, selaku pimpinan yang menangani pidana khusus, saat dihubungi harian Orbit ke nomor 081314038xxx, belum memberi tanggapan atas sambungan telepon dan pesan yang terkirim.

 

Pengeledahan itu, dilakukan untuk melengkapi berkas dugaan korupsi APBN Hibah Dirjen dikti senilai Rp48 miliar. Salah satu kasus itu yakni pengadaan alat musik di Fakultas Ilmu Budaya (FIB) senilai Rp14.805.384.000,00.

 

Proyek ini tidak memperhatikan kebutuhan dan belum dimanfaatkan serta tidak sesuai spesifikasi sebesar Rp1.055.678.800,00.

 

Data tersebut berdasarkan telaah Badan Akuntabilitas Keuangan Negara (BAKN) terhadap Laporan Hasil Penelaahan (LHP) BPK, di tahun 2008, 2009 dan 2010 di USU.

 

Lalu pekerjaan pakubumi (tiang pancang) dan urukan tanah pada pembangunan gedung Fakultas Farmasi USU tidak sesuai kontrak sebesar Rp1.339.021.854,00.

 

Informasi yang dihimpun harian Orbit, saat ini sudah ada dua orang yang ditetapkan tersangka yaitu, Abdul Hadi selaku PPK waktu itu, dan Dekan Farmasi Prof Sumadio. Om-07

Sumber : http://www.harianorbit.com/kejagung-bidik-tersangka-lain-di-usu/

27 Juni 2014 - Posted by | BERITA KORUPSI NASIONAL

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: