KP2KKN JAWA TENGAH

DEMI ANAK CUCU BERANTAS KORUPSI SEKARANG JUGA

Waspadai Penipuan Berkedok KPK


PengumumanKecil

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) meminta masyarakat untuk waspada terhadap adanya penipuan yang mengatasnamakan KPK. Hingga saat ini, KPK menemukan sejumlah modus penipuan. Di antaranya dengan cara pemalsuan dokumen dan identitas, iming-iming membantu dalam penanganan perkara, penjualan buku-buku sosialisasi antikorupsi, dan mengaku-ngaku sebagai pihak yang ditunjuk sebagai perpanjangan tangan KPK.

Karena itu, KPK merasa perlu untuk sekali lagi mengingatkan kembali kepada masyarakat, bahwa:

  1. Dalam setiap penugasan, anggota/pegawai KPK selalu dilengkapi dengan SURAT TUGAS dan IDENTITAS resmi. Anggota/pegawai KPK juga DILARANG meminta/menerima imbalan dalam bentuk apa pun kepada instansi/perorangan yang dikunjungi/diperiksa.
  2. KPK tidak pernah mengangkat maupun menunjuk secara resmi sebuah LSM sebagai perpanjangan tangan KPK.
  3. Perangkat sosialisasi baik berupa buku, poster, maupun brosur yang diterbitkan/dikeluarkan KPK diberikan secara cuma-cuma/gratis. KPK TIDAK PERNAH meminta baik melalui surat maupun lisan pembayaran atau imbalan berupa uang atau barang yang bernilai uang atas pemberian perangkat sosialisasi tersebut.
  4. Tidak ada pihak mana pun, baik pimpinan/pegawai KPK maupun pihak di luar institusi KPK yang bisa menghentikan proses penyelidikan yang dilakukan oleh penyidik KPK. Kecuali hanya karena faktor hukum atau tidak adanya alat bukti yang kuat.

Sekaligus juga disampaikan bahwa dalam memperkuat komunikasi dan penyebaran nilai-nilai antikorupsi, KPK memiliki sejumlah media resmi. Selain dari media yang disebutkan di atas, bukanlah media resmi yang dimiliki KPK. Antara lain:

  1. Majalah Integrito. Terbit setiap dua bulan sekali yang dibagikan secara gratis ke seluruh kementerian dan lembaga negara serta titik distribusi lainnya.
  2. Website resmi KPK yang bisa diakses di http://www.kpk.go.id.
  3. Beberapa website yang berhubungan dengan tugas dan fungsi KPK, yakni portal AntiCorruption Clearing House (ACCH) yang bisa diakses di http://www.acch.kpk.go.id, dan website khusus pelaporan tindak pidana korupsi KPK Whistle Blowing System (KWS) yang bisa diakses di https://kws.kpk.go.id.
  4. KanalKPK yakni siaran radio streaming yang bisa diakses di http://www.kpk.go.id/streaming.
  5. Media Sosial, berupa fanpage facebook dengan nama Komisi Pemberantasan Korupsi, serta akun twitter @kpk_ri, @kanal_kpk (radio KPK), @pilihyangjujur (akun khusus Program Pilih Yang Jujur). 

Berkaitan dengan media sosial, dianggap perlu juga untuk disampaikan bahwa hingga saat ini seluruh Pimpinan KPK tidak menggunakan dan memiliki akun di media sosial mana pun. Sehingga, apabila ada akun media sosial yang muncul dan mengatasnamakan salah satu atau seluruh pimpinan, maka KPK tidak terkait dengan hal itu.

Informasi lebih lanjut, silakan menghubungi:

Johan Budi SP
Hubungan Masyarakat
Komisi Pemberantasan Korupsi
Jl HR Rasuna Said Kav C-1
Jakarta Selatan
(021) 2557-8300

Sumber : http://www.kpk.go.id/id/publikasi/pengumuman/1799-waspadai-penipuan-berkedok-kpk

26 Juni 2014 - Posted by | BERITA KPK

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: