KP2KKN JAWA TENGAH

DEMI ANAK CUCU BERANTAS KORUPSI SEKARANG JUGA

Kejari Periksa Pimpinan Bank Syariah Mandiri


Foto KAKI judul berita Kejari Periksa Pimpinan Bank Syariah Mandiri

Medan-ORBIT: Penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Medan tampaknya kian serius menangani dugaan korupsi kredit fiktif senilai Rp3,5 miliar di Koperasi PDAM Tirtanadi.

Usai menetapkan dua tersangka, penyidik menjadwalkan pemeriksaan pimpinan Bank Syariah Mandiri (BSM) Kantor Cabang Pembantu (KCP) Iskandar Muda (Ismud) Medan selaku pihak yang mengeluarkan kredit tersebut.

Hal itu dibenarkan Kepala Seksi Pidana Khusus (Kasi Pidsus) Kejari Medan Jufri Nasution kepada Harian Orbit, Selasa (24/6) di ruang kerjanya, di gedung kejaksaan Jalan Adinegoro No 5.

Menurut Jufri, sesuai jadwal pihaknya akan memeriksa pihak BSM KCP Iskandar Muda pada Rabu (Hari ini-red). Pemeriksaan itu kata Jufri, seharusnya sudah dilakukan pada Senin (23/6), namun pihak bank meminta reschedule menjadi 30 Juni mendatang.

”Kalau harus sampai 30 Juni terlalu lama, jadi kita putuskan pemeriksaannya Rabu (25/6),” jelas dia. Untuk saksi dari pihak BSM sendiri lanjut Jufri, terdiri dari tiga orang yakni, pimpinan utama BSM KCP, Account Officer serta Asistant Officer di bank tersebut.

Sedangkan untuk materi pemeriksaan itu sendiri lanjut Jufri, masih berkaitan dengan proses dan mekanisme hingga pertanggungjawaban kredit tersebut.

Sementara itu lanjut lulusan Universitas Syiah Kuala Banda Aceh itu, nantinya penyidik Pidsus juga akan melakukan pemanggilan kepada tiga Direksi di PDAM Tirtanadi. Hal itu lanjut Jufri, karena ketiga direksi tersebut menjabat sebagai Dewan Pembina Koperasi.

”Ketiganya akan kita periksa atas kapasitasnya sebagai Dewan Pembina Koperasi PDAM Tirtanadi,” terang mantan Kasidik Kejati Sumut itu.

Ketika disinggung lebih jauh soal aliran dana Rp3,5 miliar tersebut, Jufri mengaku belum bisa mempublikasikan hal itu. Begitu juga dengan penetapan bakal tersangka baru.

”Kita sudah banyak dengar info alirannya kemana saja, namun kita perlu alat buktinya kemana uang itu sebenarnya mengalir. Itulah yang sedang kita dalami sekarang. Kalau kita ungkapkan masih terlalu prematur,” terang Jufri.

Tidak Dibayar

Sebagaimana diketahui, penyidik sudah menetapkan dua tersangka, yakni mantan Kepala Koperasi PDAM Tirtanadi Subdarkan Siregar dan Kasi Pembukuan Suyamto.

Keduanya resmi sebagai tersangka sejak pada tanggal 16 Juni 2014, kemarin. Keduanya ditetapkan sebagai tersangka atas penyidikan kasus kredit fiktif di Bank Syariah Mandiri Cabang Pembantu Iskandar Muda dengan kredit yang macat mencapai Rp3,5 miliar.

Subdarkan bersama Suyamto melakukan rekayasa berkas dari para karyawan Koperasi PDAM Tirtanadi Pemprovsu untuk mengajukan kredit fiktif ke BSM. Sehingga pada tahun 2012, pihak Bank mengucurkan dana sebesar Rp3,5 miliar untuk 35 orang pegawai di perusahaan plat merah itu.

Kemudian, setelah dilakukan pengecekan ternyata data yang disampaikan dan diajukan ke Bank Mandiri Syariah tidak ada alias fiktif. Hal itu belakangan terungkap setelah pergantian kepala Koperasi PDAM Tirtanadi. Kredit tersebut macat alias tidak dibayar. Or-09

Sumber : http://www.harianorbit.com/kejari-periksa-pimpinan-bank-syariah-mandiri/

26 Juni 2014 - Posted by | BERITA KORUPSI NASIONAL

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: