KP2KKN JAWA TENGAH

DEMI ANAK CUCU BERANTAS KORUPSI SEKARANG JUGA

Divonis 2 Tahun dan Denda Rp 100 Juta, Salim Pikir-pikir


SUARA MERDEKA.com – Kamis, 26 Juni 2014
image

DIVONIS: Bupati Rembang (nonaktif) Moch Salim bersama kuasa hukum usai dijatuhi vonis hakim selama 2 tahun penjara dan denda Rp 100 juta. (suaramerdeka.com/Modesta Fiska)

SEMARANG, suaramerdeka.com – Bupati Rembang (nonaktif) Moch Salim akhirnya dijatuhi hukuman dua tahun penjara dalam sidang beragendakan putusan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Semarang, Rabu (25/6). Selain hukuman penjara, Salim juga dikenai denda sebesar Rp 100  juta subsidair enam bulan kurungan.

Majelis hakim yang diketuai Dwiarso Budi Santiarto serta anggota Erentuah Damanik dan Agus Prijadi menilai Salim terbukti bersalah melanggar Pasal 3 UU 31/1999 sebagaimana diubah dan ditambahkan menjadi UU 20/2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP.

”Menyatakan terdakwa terbukti bersalah dan menjatuhkan hukuman pidana dua tahun serta denda Rp 100 juta subsidair enam bulan kurungan,” kata Dwiarso Budi.

Vonis yang dijatuhkan hakim ini lebih rendah dari tuntutan jaksa Slamet Margono yang menuntut terdakwa dengan hukuman 2,5 tahun penjara serta denda Rp 100 juta.

Majelis hakim menilai dari fakta-fakta selama persidangan, terdakwa telah menyalahgunakan wewenang dalam proses penyertaan modal untuk PT Rembang Bangkit Sejahtera Jaya (RBSJ) sebesar Rp 25 miliar.

Dalam hal ini, Salim dinilai melakukan tindakan yang tidak sesuai prosedur dalam mencairkan dana Rp 25 miliar itu dari APBD 2006 padahal belum memenuhi sejumlah persyaratan termasuk konsultasi kepada gubernur sebelum penyertaan modal.

Terkait jual beli tanah seluas 4.7 hektare untuk pendirian SPBU sebagai unit usaha PT RBSJ, Salim juga dinilai menyalahgunakan kewenangan.

Pelunasan tanah menggunakan uang PT RBSJ, namun sertifikatnya kepemilikan pada Direktur, Siswadi. Hakim menilai dari fakta sidang, terdapat kepentingan pribadi dan kepentingan perusahaan terdakwa yakni PT AHK dan CV KMP terhadap PT RBSJ.

Pada prosesnya, terdakwa juga sering mengarahkan Siswadi termasuk saat meminta membuka rekening tabungan BTN Cabang Kudus atas nama Moch Salim qq PT RBSJ guna menampung dana yang dicairkan.

Pencairan penyertaan modal sendiri diambil dari kasda dana sisa sebesar Rp 15 miliar dan Rp 10 miliar dari DAU dan bukan dari dana tak tersangka.

Peminjaman tersebut dalam kapasitas sebagai bupati tetapi sudah dikembalikan ke kasda. Atas putusan hakim ini, baik terdakwa maupun jaksa penuntut menyatakan akan pikir-pikir terlebih dahulu.

Ruangan penuh sesak dengan pendukung Salim serta awak media yang sudah datang sejak pagi hari. Bahkan kursi yang disediakan tak mampu menampung pengunjung sehingga banyak yang terpaksa harus duduk dan berdiri.

Istri Salim, Umi Jazilah duduk di barisan pengunjung paling depan bersama dengan keluarganya sembari merekam jalannya persidangan. Salim yang menghadiri sidang, Rabu (25/6) mengenakan batik biru berkerah merah terlihat dingin menanggapi putusan hakim. Setelah berkonsultasi dengan kuasa hukumnya, tak terlalu banyak komentar yang keluar.

”Tadi kan sudah jelas. Saya pikir-pikir (untuk banding). Keberatan karena tidak ada kerugian negara di kasus ini,” katanya.

( Modesta Fiska / CN19 / SMNetwork )

Iklan

26 Juni 2014 - Posted by | BERITA KORUPSI NASIONAL, REMBANG

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: