KP2KKN JAWA TENGAH

DEMI ANAK CUCU BERANTAS KORUPSI SEKARANG JUGA

KY Sesalkan MA Pilih Daming


SUARA MERDEKA – Rabu, 04 Juni 2014

KY Sesalkan MA Pilih Daming

image
SM/dokImam Anshori Shaleh

JAKARTA – Komisioner pada Komisi Yudisial (KY), Imam Anshori Shaleh, menyesalkan Mahkamah Agung (MA) yang mengangkat D Muh Daming Sanusi menjabat Ketua Pengadilan Tinggi (PT) Semarang. Menurut Imam Anshori, Daming dinilai hakim yang bermasalah dan pernah dipersoalkan oleh KY. ’’Kebijakan itu akan menurunkan kredibilitas penegak hukum. Kan masih banyak hakim yang tidak memiliki masalah,’’ujar Imam dihubungi semalam.

Namun pihak KY tidak bisa berbuat apa-apa karena itu menjadi wewenang MA. Hanya saja dia akan memberi catatan karena keputusan itu bisa berpengaruh terhadap penegak hukum karena memilih orang yang dinilai bermasalah. “Kan memimpin hakim-hakim di Jateng, bagaimana nanti masa depan hukum jika dipimpin oleh orang  bermasalah,’’tegas Imam Anshori.

Hanya Terpeleset

Sementara itu, pihak PT Semarang siap menyambut calon pimpinan baru, D Muh Daming Sanusi. Hakim yang menuai kontroversi atas candaannya soal perkosaan ini telah diangkat menjadi Ketua PT Semarang sebagaimana tercantum dalam petikan website Mahkamah Agung (MA). PT Semarang ini nama baru menggantikan PT Jateng per 20 Maret lalu. Wakil Panitera PT Semarang Mulyono menilai Daming hanya terpeleset oleh perkataannya sendiri.

“Pernyataannya itu bukan suatu kecacatan dan tidak merupakan perilaku pak Daming. Itu (pernyataannya-red ) mungkin kepleset, dia tentu kecewa akhirnya gagal menjadi Hakim Agung,” tandasnya di kantornya PT Semarang, Jl Pahlawan, Semarang, Selasa (3/6). Meski sudah mengetahui keputusan rapat pimpinan MA, namun PT Semarang belum mendapatkan salinan surat keputusan (SK) tersebut.

Daming diproyeksikan menggantikan ketua PT Semarang saat ini Cicut Sutiarso yang menjalani studi doktoral di sebuah universitas di Canberra, Australia. Cicut sejak Senin (26/5) sudah meninggalkan Indonesia untuk menjalani studi doktoral selama setahun di sebuah universitas di Canberra, Australia. Hingga Selasa (3/6), Daming juga belum ngantor di PT Semarang. Menurut Mulyono, manusia wajar memiliki kesalahan dalam bertindak. “Saya tidak melihat efeknya, kecuali beliau ada kasus tindak pidana korupsi dan diperiksa di Pengadilan Tipikor,” jelasnya.

Jika resmi menjabat sebagai ketua PT Semarang, Daming akan memimpin 25 hakim. Dari jumlah itu, 22 di antaranya merupakan hakim karir, sedangkan sisanya hakim ad hoc atau sementara. Sebagaimana diketahui, Daming gagal menjadi Hakim Agung karena bercanda di saat uji kelayakan dan kepatutan di DPR pada Januari 2013. Dia bercanda bahwa pemerkosa dan korban sama-sama menikmati. Saat itu anggota Komisi III dari Fraksi PAN Andi Azhar bertanya kepada Daming mengenai hukuman mati bagi pemerkosa. îYang diperkosa dengan yang memperkosa ini sama-sama menikmati. Jadi harus pikir-pikir terhadap hukuman mati,î jawab Daming. Dia kemudian menyatakan penyesalan dan permintaan maaf kepada seluruh rakyat Indonesia. Dia pun mengakui lepas kontrol gara-gara tegang mengikuti tes calon hakim agung.
Mulyono mengatakan, institusinya kini sedang menunggu kehadiran calon pimpinannya yang baru. Kini, PT Semarang dipimpin pelaksana tugas (Plt) yaitu Suyud Hadiwinata.

“Sampai saat ini belum ada SK, namun kami siap menerima pimpinan baru yang diputuskan lewat rapat pimpinan MA. Rapat itu dilakukan sebelum pak Cicut berangkat ke Canbera,” jelasnya. Baik PT Palembang maupun Semarang, keduanya sama-sama bertipe A. Karenanya, mutasi pejabat di organisasinya merupakan hal biasa.

Sebelumnya, KY mengusulkan Daming diberhentikan sebagai hakim. Namun ribuan hakim menolak pemecatan tersebut, termasuk MA. Hingga kini, MA belum meneruskan rekomendasi pemecatan itu kepada Majelis Kehormatan Hakim. (J17,J14,di-80)

Sumber : http://m.suaramerdeka.com/index.php/read/cetak/2014/06/04/263399

25 Juni 2014 - Posted by | BERITA POLITIK DAN BERITA UMUM

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: