KP2KKN JAWA TENGAH

DEMI ANAK CUCU BERANTAS KORUPSI SEKARANG JUGA

KPK Titip 8 Agenda Antikorupsi


SUARA MERDEKA – Rabu, 04 Juni 2014

Luncurkan Buku Putih

JAKARTA – Demi terciptanya pelaksanaan Pemilihan Umum Presiden (Pilpres) 2014 yang berintegritas, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menerbitkan Buku Putih yang dipersembahkan khusus bagi para pasangan calon presiden dan wakil presiden priode 2014-2019. Lembaga antirasuah itu berkeyakinan korupsi dan kelemahan sistem pemerintahan adalah akar masalah yang melanda bangsa ini. ’’Korupsi adalah simptom dari rendahnya integritas institusi dan individu, serta adanya sistem yang tidak akuntabel. Tanpa memperbaiki integritas, suplai koruptor baru akan terus terjadi dan berbagai kasus korupsi baru akan terus bermunculan. Tanpa memperbaiki integritas, maka sebaik apa pun sistem yang diterapkan akan tetap muncul kolusi,’’ ujar Kepala Biro Humas KPK Johan Budi Sapto Prabowo, Selasa (3/6) malam.

Karena itu, lanjut Johan, KPK berharap para pasangan calon bisa menyusun program kerja dan visi-misi berdasarkan delapan agenda dalam Buku Putih, serta merealisasikannya. Pertama, agenda reformasi birokrasi dan perbaikan administrasi kependudukan. Sebab, jalan paling mendasar untuk menata birokrasi adalah melalui reformasi birokrasi. Kemudiam, ujar Johan, agenda pengelolaan sumber daya alam dan penerimaan negara. Berdasarkan penelitian dan pengkajian KPK, terdapat tiga sektor yang harus mendapatkan perhatian besar presiden mendatang, yakni pertambangan (khususnya mineral dan batubara), kehutanan, serta perikanan dan kelautan. Ketiga, kata dia, agenda ketahanan dan kedaulatan pangan.

Bila tidak dikelola dengan baik dapat memicu kerugian keuangan negara, baik dari aspek keuangan maupun nonkeuangan.KPK juga melihat kebijakan impor komoditas pangan strategis masih sangat lemah dalam melindungi petani lokal. Perbaikan Infrastuktur ’’Keempat, agenda perbaikan infrastruktur. Hasil Survei Integritas Sektor Publik Indonesia pada 2009 yang dilakukan oleh KPK, menunjukkan persepsi masyarakat pengguna layanan pada layanan publik di lingkungan Kementerian Perhubungan masih belum memuaskan,’’paparnya. Agenda selanjutnya adalah penguatan aparat penegak hukum. Proses penegakan hukum harus akuntabel. ’’Kemudian dukungan pendidikan nilai integritas dan keteladanan. KPK mencermati bahwa akar penyebab korupsi adalah sistem yang buruk dan karakter individu yang cenderung korup. Buktinya adalah kasus tindak pidana korupsi yang semakin banyak dari tahun ke tahunl,’’ujarnya.

Agenda ketujuh, kata dia, perbaikan kelembagaan partai politik. Penguatan itu bisa dilakukan pada sistem perekrutan, kaderisasi dan sisi pendanaan. Sebab, membangun partai politik yang berintegritas, juga akan menghadirkan kehidupan berpolitik yang demokratis, jujur dan bebas dari korupsi. Presiden selaku kepala negara mesti melakukan penguatan terhadap sistem pendukung parlemen. Agenda terakhir adalah peningkatan kesejahteraan sosial. Menurut Johan, ada dua hal yang perlu diperhatikan pemimpin terpilih, yakni berhati-hati dalam menetapkan kebijakan jaminan pensiun, karena program ini relatif baru, dan berdasarkan pengalaman di negara-negara Eropa, memicu terjadinya krisis ekonomi. Kedua, membangun tata kelola jaminan ketenagakerjaan yang bersih, transparan, dan akuntabel, mengingat jumlah dana kelolaan yang nantinya terkumpul di BPJS Ketenagakerjaan cukup besar. ’’KPK juga akan menyosialisasikan Buku Putih ini ke seluruh elemen masyarakat,’’ ujar Johan. (J13-71)

Sumber : http://m.suaramerdeka.com/index.php/read/cetak/2014/06/04/263391

Iklan

25 Juni 2014 - Posted by | BERITA KORUPSI NASIONAL

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: