KP2KKN JAWA TENGAH

DEMI ANAK CUCU BERANTAS KORUPSI SEKARANG JUGA

KPK Periksa Bawahan Anggito


SUARA MERDEKA – Rabu, 04 Juni 2014

image
SM/AntaraAhmad Kartono

JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memanggil mantan direktur Pembinaan Haji dan Umroh Kementerian Agama Ahmad Kartono terkait penyidikan dugaan korupsi dana penyelenggaraan haji tahun 2012-2013 di Kementerian Agama. Dia dipanggil untuk diperiksa sebagai saksi tersangka mantan menteri agama Suryadharma Ali. ’’Mantan direktur Pembinaan Haji dan Umroh Kementerian Agama Ahmad Kartono diperiksa sebagai saksi,’’ ujar Kepala Bagian Pemberitaan dan Informasi KPK Priharsa Nugraha, Selasa (3/6).

Selain itu, lanjut Priharsa, penyidik juga memanggil Kepala Sub Direktorat Akomodasi Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umroh Kementerian Agama Subhan Cholid dan mantan kepala Bagian Perencanaan dan Keuangan Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umroh Kementerian Agama Ariyanto. ’’Diperiksa untuk tersangka SDA (Suryadharma Ali, red),’’ katanya.

Sebelumnya, KPK telah memeriksa Abdul Wadud Kasyful Anwar, sekretaris mantan Surydharma Ali dalam kasus ini. Namun Wadud yang menjalani pemeriksaan selama delapan jam tidak berkomentar saat ditanya soal pemeriksaannya. Mengenakan kemeja warna krem , dia meninggalkan kantor KPK sekitar pukul 18.00.

Seperti diketahui, KPK menetapkan Suryadharma Ali sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi terkait dana penyelenggaraan haji di Kementerian Agama. Dalam kasus ini, KPK melakukan pengumpulan bahan dan keterangan hingga ke Arab Saudi. Berkaitan dengan proses penyidikan penyelenggaraan haji di Kenterian Agama tahun anggaran 2012 dan 2013 sudah beberapa kali penyelidik dan penyidik KPK melakukan pengumpulan bahan dan keterangan, bahkan bahan dan data sudah dilakukan di Arab Saudi baik berupa dokumen maupun keterangan para pihak termasuk juga pejabat di Kementerian Agama.

Penyidik menjerat Suryadharma melanggar Pasal 2 ayat 1 atau Pasal 3 UU 31/1999 jo 20/2001 tentang Pemberantasan korupsi  jo Pasal 55 ayat 1 ke-1 jo Pasal 65 KUHP. Dari sangkaan pasal berkaitan dengan penyalahgunaan kewenangan dan kerugian negara, ada unsur pihak lain yang diuntungkan dalam konteks ini. Hingga saat ini KPK baru menetapkan satu orang tersangka yakni Suryadharma.(J13-80)

Sumber : http://m.suaramerdeka.com/index.php/read/cetak/2014/06/04/263401

Iklan

25 Juni 2014 - Posted by | BERITA KORUPSI NASIONAL

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: