KP2KKN JAWA TENGAH

DEMI ANAK CUCU BERANTAS KORUPSI SEKARANG JUGA

Dipertanyakan Sisa Anggaran Besar


SUARA MERDEKA – Sabtu, 14 Juni 2014

SEMARANG – Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (Silpa) APBD Jateng 2013 Rp 1,6 triliun mendapat tanggapan dari berbagai pihak.

Ada yang menuding hal itu membuktikan kinerja Gubernur Jateng Ganjar Pranowo yang bu­ruk.

Ada pula yang menilai negatif pada penanggung jawab pada satuan kerja perangkat daerah (SKPD).

Divisi Pelayanan Publik Pattiro Semarang Widi Nugroho menjelaskan, Silpa adalah anggaran yang tidak berhasil diserap dalam APBD tahun berjalan. Silpa yang besar memperlihatkan penyerapan anggaran lemah.

Melihat Silpa APBD Jateng 2013  Rp 1,6 triliun, menurut Widi, itu jumlah yang sangat besar. ”Menurut saya itu besar, kinerja SKPD penyerapannya sangat buruk,” katanya.

Sekretaris Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (FPPP) DPRD Jateng Alfasadun menyatakan jumlah Silpa 2013 terbesar sepanjang sejarah di Jateng.

Selain menunjukkan ba­nyak­nya jumlah pekerjaan yang tidak diselesaikan oleh SKPD, bisa juga menilai gubernur belum mampu mengkoordinasikan SKPD untuk bekerja maksimal.

Pemborosan

Menurut Ganjar Pranowo, Silpa besar dikarenakan pada masa transisi pemerintahan banyak mata anggaran yang dise­suaikan, karena dinilai pemborosan atau tidak tepat sasaran. Selain itu, terdapat surat edaran dari KPK untuk pengetatan. (H68,J8-80)

Sumber : http://m.suaramerdeka.com/index.php/read/cetak/2014/06/14/264424

25 Juni 2014 - Posted by | SEPUTAR JAWA TENGAH - PROV. JATENG

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: