KP2KKN JAWA TENGAH

DEMI ANAK CUCU BERANTAS KORUPSI SEKARANG JUGA

ARAKK Berencana Lapor Mendikbud


SUARA MERDEKA – Selasa, 24 Juni 2014

  • Pengadaan Seragam Batik

KLATEN – Meskipun mendapat sorotan tajam dari orang tua siswa dan elemen masyarakat, pengadaan seragam batik khas Klaten jalan terus. Aliansi Rakyat Anti Korupsi Kabupaten Klaten (ARAKK), berencana mengadukan masalah itu ke Mendikbud dalam waktu dekat.

Diah, warga Kecamatan Pedan mengatakan, anaknya bersekolah di salah satu SMP negeri. ‘’Tidak ada pencabutan kebijakan pengadaan seragam,’’ jelasnya, Senin (23/6).

Dikatakannya, sejak awal siswa memang diminta membayar untuk seragam. Harga di sekolah anaknya Rp 220.000/lembar. Bentuknya seperti apa, dia mengaku tidak mengetahui, sebab belum direalisasi. Namun dari sisi harga jika itu hanya kain batik, akan sangat memberatkan. Sebab harga di pasaran tidak semahal itu.

Bagi orang tua siswa, mau tidak mau harus membeli, sebab seragam diwajibkan bagi semua siswa baru. Menurutnya, seragam itu baru diadakan tahun ini dan tahun sebelumnya tidak ada. Koordinator Aliansi Rakyat Anti Korupsi Kabupaten Klaten (ARAKK), Abdul Muslih mengatakan, seragam batik itu tidak hanya untuk SMP dan SMA negeri. Siswa SD negeri juga diwajibkan. ‘’Hanya untuk siswa SD gratis, karena didanai APBD,’’ katanya.

Beda Harga

Lanjut Muslih, jika kemudian kebijakan itu dilakukan dengan menarik uang, justru dipertanyakan. Mengapa harus ada pembedaan antara siswa SD dan SMP/ SMA. Apalagi, dalam pengadaan itu ada unsur paksaan. Padahal berdasar PP 11/ 2010 sekolah dilarang melakukan pungutan.
Untuk itu, ARAKK berencana mengadukan masalah itu ke Mendikbud dalam waktu dekat.

Ketua Komisi IV DPRD Klaten, Yoga Hardaya, mengaku belum mengetahui soal seragam batik identitas Klaten itu. Sebelumnya diberitakan, orang tua siswa baru resah. Sebab untuk SMP dan SMA negeri diwajibkan membeli batik khas Klaten untuk seragam seharga ratusan ribu rupiah (SM/ 23/6).

Menurut Kepala Dinas Pendidikan, Pantoro, pihaknya menyerahkan penentuan harga batik itu ke sekolah. Dengan demikian jika ada perbedaan harga antara sekolah satu dengan lainnya sangat wajar.   (H34-26,48)

Sumber : http://m.suaramerdeka.com/index.php/read/cetak/2014/06/24/265309

Iklan

25 Juni 2014 - Posted by | KLATEN

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: