KP2KKN JAWA TENGAH

DEMI ANAK CUCU BERANTAS KORUPSI SEKARANG JUGA

Kejari Kendal Ajukan Banding Kasus Bansos


SUARA MERDEKA.com – Rabu, 18 Juni 2014

SEMARANG, suaramerdeka.com – Kejaksaan Negeri Kendal akhirnya mengajukan banding atas putusan majelis hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Semarang kepada terdakwa kasus dugaan korupsi bantuan sosial keagamaan Kabupaten Kendal tahun 2010, Abdur Rahman dan Siti Romlah. Hakim ketua Suyadi menjatuhkan vonis 1 tahun 3 bulan untuk Siti Romlah yang merupakan mantan bendahara pengeluaran pembantu bagian Kesra serta mantan Kabag Kesra Abdur Rahman dengan vonis dua tahun penjara.

“Kami anggap putusan hakim masih belum memenuhi rasa keadilan sehingga ajukan banding,” ujar Kepala Seksi Pidana Khusus Kejari Kendal, Sukirno, Rabu (18/6).

Jaksa sendiri telah menuntut masing-masing 3,5 tahun penjara untuk mantan Kabag Kesra dan 2 tahun untuk bendahara, sehingga dinilai putusan majelis hakim dinilai terlalu rendah.

Penasihat hukum Siti Romlah, Kusumawati Dewi menilai, hukuman yang dijatuhkan sebenarnya sudah cukup tinggi. Namun mengenai keputusan banding jaksa ini, pihaknya belum mengetahui lebih jauh.

Menurutnya, kliennya sudah cukup kooperatif dalam persidangan dan menginformasikan semua hal yang berkaitan kepada majelis hakim. Dana bansos yang dicairkan ini juga atas rekomendasi dan perintah atasannya. “Klien kami cukup kooperatif dan dirinya juga tidak mungkin menolak perintah atasannya. Hukuman yang dijatuhkan saja sudah cukup tinggi,” kata Dewi saat dihubungi hari ini.

Selain hukuman penjara, Siti Romlah juga diminta membayar denda Rp 50 juta subsidair satu bulan kurungan. Putusan ini lebih rendah dari tuntutan jaksa dengan pidana 2,5 tahun penjara serta denda Rp 50 juta subsidair dua bulan kurungan. Sedangkan untuk terdakwa Abdur Rahman, selain tuntutan pidana 3,5 tahun penjara juga diminta membayar denda Rp 100 juta subsidair dua bulan kurungan.

Keduanya dinilai terbukti secara sah dan meyakinkan telah melakukan korupsi secara bersama-sama sebagaimana dalam dakwaan subsider pasal 3 UU Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dan diganti menjadi UU Nomor 20 Tahun 2001 jo Pasal 55 (1) ke-1 KUHP tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

( Modesta Fiska / CN38 / SMNetwork )

Sumber : http://m.suaramerdeka.com/index.php/read/news/2014/06/18/206326

18 Juni 2014 - Posted by | KENDAL

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: