KP2KKN JAWA TENGAH

DEMI ANAK CUCU BERANTAS KORUPSI SEKARANG JUGA

Ispriyanto Diperiksa Kejati


SUARA MERDEKA – Kamis, 12 Juni 2014

  • Korupsi CBS Bank Jateng

 

SEMARANG- Penyidik Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jateng mengembangkan perkara dugaan korupsi pengadaan aplikasi Core Banking System (CBS) Bank Jateng tahun 2006 senilai Rp 35 miliar. Setelah menetapkan Direktur Operasional Bank Jateng Bambang Widiyanto dan Pimpinan Cabang Utama Bank Jateng Susanto Wedi menjadi tersangka, kini giliran Komisaris Bank Jateng Ispriyanto diperiksa penyidik Kejati.

Asisten Pidana Khusus (Aspidsus) Kejati Jateng Masyhudi menyatakan, Ispriyanto kini masih diperiksa sebagai saksi dalam perkara ini. “Ya, yang bersangkutan diperiksa penyidik sebagai saksi,” katanya saat ditemui wartawan di kantor Kejati Jateng, Jl Pahlawan, Semarang Rabu (11/6). Diperoleh informasi, pemeriksaan Ispriyanto dilakukan sejak siang hari di lantai 4 kantor Kejati.

Saat pengadaan proyek tersebut dia bertindak selaku penanggung jawab pengadaan aplikasi CBS. Ispriyanto diperiksa secara tertutup. Ia pun meninggalkan kantor Kejati tanpa diketahui wartawan pada sore hari. Beberapa kali dikonfirmasi, telepon selulernya juga tidak aktif. Dalam perkara ini, Susanto Wedi sudah ditahan penyidik Kejati pada Senin (2/6) setelah menjalani pemeriksaan.

Saat itu, Bambang Widiyanto juga diundang penyidik untuk diperiksa, tapi yang bersangkutan tidak hadir karena sakit. Masyhudi menegaskan, tersangka Bambang kini masih sakit. Soal pemanggilan kembali tersangka, hal itu diserahkan ke penyidik. Sebagaimana diketahui, alokasi dana untuk pengadaan aplikasi CBS mencapai Rp 35 miliar. Proyek itu diduga dipaksakan karena sistem lama sebenarnya masih bisa digunakan.

Tak Penuhi Kriteria

Sigma-AlphaBITS Core System yang dipakai Bank Jateng diduga tidak memenuhi kriteria yang disepakati. Penyelewengan itu juga terjadi karena diduga beberapa jenis pekerjaan dalam sistem tidak dikerjakan.

Akibatnya, Bank Jateng merugi sedikitnya Rp 5 miliar. Kerugian berasal dari jumlah pekerjaan yang tidak dipenuhi. Kasus korupsi ini sebelumnya diselidiki Bareskrim Mabes Polri pada 2012. Dalam perkembangannya pada akhir 2013, kasus ini dilimpahkan ke Kejati. (J17,J14-80)

Sumber : http://m.suaramerdeka.com/index.php/read/cetak/2014/06/12/264190

18 Juni 2014 - Posted by | SEMARANG, SEPUTAR JAWA TENGAH - PROV. JATENG

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: