KP2KKN JAWA TENGAH

DEMI ANAK CUCU BERANTAS KORUPSI SEKARANG JUGA

Penyidikan Korupsi GOR Kridanggo Rampung


SUARA MERDEKA.com – Rabu, 21 Mei 2014

SEMARANG, suaramerdeka.com – Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jateng menegaskan penyidikan perkara dugaan korupsi pembangunan dan rehabilitasi GOR Kridanggo, Kota Salatiga telah rampung. Dua tersangka yaitu pemilik PT Tegar Arta Kencana, Agus Yuniarto dan mantan bendahara KONI Kota Salatiga Joni Setiadi berikut berkas perkaranya akan segera dilimpahkan kejaksaan ke Pengadilan Tipikor Semarang.

“Penyidikan perkaranya sudah selesai, secepatnya akan dilimpahkan,” kata Asisten Tindak Pidana Khusus (Aspidsus) Kejati Jateng Masyudhi, Rabu (21/5).

Kejati sejauh ini telah menetapkan dua tersangka, namun tak menutup kemungkinan jumlah tersangka kasus korupsi itu bisa bertambah. Yang jelas, perkara itu terus dikembangkan. Kuasa hukum kedua tersangka, Heru Wismanto kepada wartawan membenarkan berkas penyidikan perkara Agus dan Joni sudah selesai.

“Sudah P21, berkas sudah dilimpahkan dari penyidik ke penuntut umum,” jelasnya. Jaksa peneliti yang ditunjuk nantinya akan menyusun rencana dakwaannya.

Menurut dia, jika dakwaan tersebut sudah siap, berkas selanjutnya akan dilimpahkan ke pengadilan untuk didaftarkan dalam persidangan. Sebagaimana diketahui, pada Februari lalu, Kejati menetapkan Agus dan Joni sebagai tersangka. Di akhir Maret lalu, kedua tersangka sudah ditahan di Lapas Kedungpane, Semarang.

Baik Agus dan Joni, keduanya dijerat pasal 2 ayat 1 junto pasal 3 junto pasal 18 Undang-Undang Nomor 31/1999 sebagaimana diubah dan ditambah pada UU Nomor 20/2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi junto pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP. Dugaan korupsi pembangunan GOR Kridanggo terjadi pada 2011.

Dana pembangunan yang dialokasikan dari Kementerian Pemuda dan Olahraga sebesar Rp 3,94 miliar. Karena proyek tidak sesuai perjanjian dan acuan teknisnya, negara mengalami kerugian Rp 700 juta. Selain itu, beberapa jenis pekerjaan juga tidak dikerjakan rekanan. Adapun, pembangunan GOR itu diurus komite yang terdiri atas pejabat Pemkot Salatiga dan pengurus KONI.

Tersangka Joni merupakan pejabat pembuat komitmen yang ditunjuk dari unsur KONI. Proyek ini akhirnya dikerjakan PT Tegar Arta Kencana Suruh Kabupaten Semarang yang memenngkan lelang. Untuk pengawas lapangannya dari unsur Satuan Kerja Perangkat Daerah, yakni Diah Puryati dan anggotanya Amin Siahaan dan Petrus Mas Sentot.

( Royce Wijaya / CN38 / SMNetwork )

Sumber : http://m.suaramerdeka.com/index.php/read/news/2014/05/21/202946

30 Mei 2014 - Posted by | SALATIGA

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: