KP2KKN JAWA TENGAH

DEMI ANAK CUCU BERANTAS KORUPSI SEKARANG JUGA

48 Anggotanya Dilaporkan, Ketua DPRD Brebes Tak Bisa Dihubungi


SUARA MERDEKA.com – Senin, 12 Mei 2014

BREBES, suaramerdeka.com – Sebanyak 48 anggota DPRD Kabupaten Brebes periode 2009-2014 dilaporkan lembaga Gerakan Nasional Pemberantasan Korupsi (GNPK) ke Kejaksaan Negeri setempat, Senin (12/5). Mereka dilaporkan terkait dugaan melakukan penyimpangan dana aspirasi tahun 2011 lalu, yang nilainya hampir mencapai Rp 50 miliar.

Laporan dugaan tindak pidana korupsi itu disampaikan langsung Ketua GNPK Provinsi Jateng, Basri Budi Utomo bersama Ketua GNPK Kabupaten Brebes, Imam Royani Anwarun dan sejumlah pengurus GNPK Kabupaten Brebes.

Menurut Ketua GNPK Provinsi Jateng, Basri Budi Utomo, dana aspirasi itu dialokasikan dalam APBD murni tahun 2011 senilai Rp 38,240 miliar dan pada APBD perubahan tahun 2011 senilai Rp 10,917 miliar. Sehingga, totalnya mencapai Rp 49,175 miliar. Dari nilai itu direalisasikan untuk sebanyak 1.980 proposal kegiatan yang diajukan. “Rinciannya, 1.756 proposal pada APBD murni tahun 2011 dan 224 proposal pada APBD perubahan tahun 2011,” terangnya.

Lebih lanjut dia mengatakan, akibat tindakan para wakil rakyat itu terjadi angka kebocoran dana aspirasi yang menyebabkan kerugian bagi negara. Karena itu, kami mendesak Kejaksaan Negeri untuk menindaklanjuti laporan yang disampaikannya tersebut. “Kalau kami estimasi dengan nominal dana aspirasi yang dikucurkan Rp 49,175 miliar, jika minimal 10 dari dana tersebut maka kerugian negara yang ditimbulkan sebesar Rp 4,915 miliar,” paparnya.

Kasi Intel Kejaksaan Negeri Brebes, Moh Antoni SH mengatakan, pihaknya sejauh ini baru sebatas menerima pengaduan dari masyarakat. Sebab, sudah menjadi kewajiban semua pengaduan yang masuk harus diterima. Itu juga sebagai bentuk peran aktif masyarakat dalam memberantas tindak pidana korupsi. “Untuk langkah selanjutnya ya nanti lah. Yang jelas kami menerima pengaduan ini,” katanya.

Terpisah Ketua DPRD Kabupaten Brebes H Illia Amin saat dikonfirmasi wartawan melalui telepon, meski nada telpon gengamnya aktif tetapi tidak diangkat.

( Bayu Setyawan / CN38 / SMNetwork )

Sumber : http://m.suaramerdeka.com/index.php/read/news/2014/05/12/201836

19 Mei 2014 - Posted by | BREBES

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: