KP2KKN JAWA TENGAH

DEMI ANAK CUCU BERANTAS KORUPSI SEKARANG JUGA

Kongkalikong di Kasus Retaining Wall, Jaksa Agung Harus Pecat Bawahannya


RAKYAT MERDEKA ONLINE – Senin, 21 April 2014

Laporan: Firardy Rozy

 

NET

RMOL. Puluhan orang yang menamakan dirinya LSM Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (GMBI) mendesak Jaksa Agung, Basrief Arief, mengusut dugaan melawan hukum yang dilakukan oknum Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Bekasi dan Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Barat.

Oknum pada Kejari Kota Bekasi dan Kejati Jawa Barat tersebut dicurigai akan menghentikan perkara pembangunan tanggul (Retaining Wall) yang dilakukan tersangka H. Adang E Bunyamin di perumahan Citra Gran, Castle Garden Jatisampurna, Kota Bekasi. Padahal, berkas perkara Adang telah lengkap (P21).

Kuasa hukum dari Abdullah Aviv selaku pelapor dalam kasus pembangunan tanggul tersebut, Zaini Mustofa, menjelaskan bahwa kecurigaan kasus itu akan dihentikan bermula pada 10 April lalu. Saat itu Wakil Kepala Kejati Jabar dan Aspidum Jabar melakukan ekspos perkara tersangka Adang E Bunyamin yang faktanya sudah dinyatakan P21.

Ekspos dilakukan untuk menentukan apakah perkara tersebut dilanjutkan atau dihentikan. Sayangnya, hasil ekspos tak disampaikan kepada publik.

“Kami menduga ada kongkalingkong atau main mata antara tersangka Adang E Bunyamin dengan Kejari Kota Bekasi dan Kejati Jabar dan atau juga ada keterlibatan oknum Kejagung,” kata Zaini Mustofa di sela aksi massa di kantor Kejaksaan Agung, Jakarta Selatan, Senin (21/4).

Menurut Zaini, ekspos terhadap perkara yang sudah dinyatakan lengkap merupakan perbuatan melawan hukum dan sebagaimana surat edaran Jaksa Agung Muda Pidana Umum (Jampidum) Kejagung RI, bahwa perkara yang sudah dinyatakan P21 harus dilimpahkan ke Pengadilan Negeri.

Atas dugaan itulah, Jaksa Agung diminta mengusut dugaan main mata yang dilakukan oknum Kejari Kota Bekasi dan Oknum Kejati Jabar, khususnya oknum yang menggelar ekspos perkara tersangka Adang E Bunyamin.

Demonstran di Kejaksaan Agung juga mendesak agar Kejati Jabar dan Kejari Kota Bekasi menahan tersangka Adang, dan segera melimpahkan perkara tersebut ke Pengadilan Negeri Kota Bekasi untuk segera disidangkan. [ald]

Sumber : http://hukum.rmol.co/read/2014/04/21/152112/Kongkalikong-di-Kasus-Retaining-Wall,-Jaksa-Agung-Harus-Pecat-Bawahannya-

2 Mei 2014 - Posted by | BERITA KORUPSI NASIONAL

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: