KP2KKN JAWA TENGAH

DEMI ANAK CUCU BERANTAS KORUPSI SEKARANG JUGA

Penerima Program Keluarga Harapan – Ditemukan Data Ganda


SUARA MERDEKA – Sabtu, 29 Maret 2014

PURWOKERTO – Penerima bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) tahap pertama tahun 2014 sebanyak 38.627 Rumah Tangga Sangat Miskin (RTSM). Jumlah tersebut lebih sedikit dibandingkan penerima bantuan serupa tahun lalu sebanyak 39.191 RTSM. Kabid Perlindungan Sosial dan Penanggulangan Kemiskinan (PSPK) Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) Kabupaten Banyumas, Kusyanto, mengatakan penyusutan penerima bantuan dari Kementerian Sosial tersebut dikarenakan beberapa hal. ‘’Setelah melakukan verifikasi ulang, ada data penerima ganda telah pindah alamat, ada yang meninggal dunia. Selain itu ada juga data penerima sudah tidak masuk dalam komponen yang berhak menerima bantuan,’’ katanya, kemarin.

Seperti misalnya tahun lalu penerima bantuan kategori ibu hamil yang saat ini sudah melahirkan, sehingga tidak berhak menerima bantuan. Kemudian penerima bantuan ketegori anak usia sekolah, namun sekarang sudah lulus sekolah. ‘’Setiap bulan kami melakukan pemutakhiran data, sehingga sangat mungkin terjadi pergesaran data karena beberapa faktor,’’ujar dia. Adapaun jumlah anggaran untuk pencairan tahap pertama tersebut lebih dari Rp 11 miliar. Setelah Pemilu Lebih jauh dia mengatakan, pencairan tahap pertama yang semula dijadwalkan Maret akan direalisasikan setelah Pemilu 9 April mendatang. ‘’Sesuai instruksi pusat karena berbagai hal pencairan baru akan dilaksanakan setelah pemilu,’’ jelas dia.

Seperti diberitakan sebelumnya, untuk realisasi tahun ini pencairan bantuan akan dibagi dalam empat tahap. Sesuai jadwal, tahap pertama akan dilakukan Maret, kemudian dilanjutkan tahap kedua pada Juni. Tahap ketiga dan keempat dijadwalkan Oktober dan Desember mendatang. PKH diperuntukkan bagi keluarga yang masuk kategori sangat miskin. Beberapa kategori penerima bantuan di antaranya adalah keluarga miskin yang memiliki anak usia pra sekolah, sekolah dasar dan menengah, serta memiliki ibu hamil atau sedang menyusui. Bantuan tersebut akan disesuaikan dengan risiko yang ditanggung masing-masing keluarga miskin. Besaran bantuan berbeda antara Rp 600.000 hingga Rp 2,2 juta per keluarga per tahun.(fz-17,48)

Sumber : http://m.suaramerdeka.com/index.php/read/cetak/2014/03/29/257119

3 April 2014 - Posted by | BANYUMAS - PURWOKERTO

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: