KP2KKN JAWA TENGAH

DEMI ANAK CUCU BERANTAS KORUPSI SEKARANG JUGA

Panwaslu Telisik Pengerahan Siswa


SUARA MERDEKA – Rabu, 26 Maret 2014

  • Sambut Kedatangan SBY di Brebes

SLAWI – Panwaslu Kabupaten Tegal akan menelusuri pengerahan siswa di sejumlah sekolah untuk menyambut kedatangan Presiden RI, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), kemarin.

Pasalnya, SBY datang sebagai juru kampanye (jurkam) Partai Demokrat yang menggelar kampanye terbuka di GOR Karangbirahi, Kabupaten Brebes.

Dari pantauan di lapangan, kedatangan SBY melalui jalur darat dengan menggunakan kereta api dari Purwokerto turun di Stasiun Prupug, Kecamatan Margasari, Kabupaten Tegal. Dari stasiun itu, SBY dijemput menggunakan kendaraan pribadi melalui Slawi dan Kota Tegal. Dalam perjalanannya, SBY seperti biasa disambut para siswa dengan menggunakan bendara merah putih. Kondisi itu dinilai wajar saat SBY selalu Presiden RI, namun kali ini dia datang sebagai jurkam selaku Ketua Umum Partai Demokrat.

”Ini perlu ditindaklanjuti panwaslu, karena SBY datang dalam kapasitas sebagai ketua dan jurkam Partai Demokrat,” kata Ketua DPD PAN Kabupaten Tegal, Sahuri.

Belum Ada Laporan

Dikatakan, tindaklanjut panwaslu terkait dengan pengerahan para siswa, baik dari Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Dindikpora), dan kepala sekolah. Hal itu juga disayangkan sejumlah masyarakat. “Siswa-siswi di Slawi turun ke jalan menyambut perjalanan Presiden SBY yang di dampingi Menteri Pendidikan. Tapi, sayangnya harus meninggalkan kegiatan belajar mengajar,” kata salah seorang warga Slawi, Arif Rahman.

Ketua Panwaslu Kabupaten Tegal, Mokhamad Kodir mengatakan, dirinya akan menelisik terlebih dulu apakah keberadaan pelajar yang memberi sambutan di pinggir jalan itu secara spontan atau ada perintah secara langsung dari parpol atau dari pemerintah daerah. Pasalnya, salah satu agenda SBY ke Brebes melintas Kabupaten Tegal untuk menghadiri kampanye terbuka.

“Kami belum menyimpulkan ini me­rupakan pelanggaran atau tidak. Jika sambutan dari pelajar ini ada perintah dari parpol maka ada pelang­gar­an. Namun jika spontan maka tidak bisa disebut ada pelanggaran,” kata dia. Dijelaskan bahwa hingga ke­ma­rin belum ada laporan ke panwaslu, termasuk dari petugas pengawas lapangan (PPL) yang bertugas di lapangan. ”Selain itu saat melintas, SBY juga tidak membawa atribut parpol.”

Wakil Ketua Partai Demokrat Kabupaten Tegal, Sriyanto menjelaskan, sambutan meriah warga terhadap SBY menandakan elektabilitas Partai Demokrat masih tinggi, dan tidak terpengaruh dengan isu-isu nasional. Terkait dengan pengerahan para siswa, dinilai hanya spontanitas karena ingin melihat Presiden RI.  ”Partai Demokrat tidak ada upaya untuk pengerahan siswa. Ini bentuk spontanitas masyarakat Tegal,” kata dia.(H64-68,88)

Sumber : http://m.suaramerdeka.com/index.php/read/cetak/2014/03/26/256812

3 April 2014 - Posted by | BREBES, SLAWI

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: