KP2KKN JAWA TENGAH

DEMI ANAK CUCU BERANTAS KORUPSI SEKARANG JUGA

Koruptor Berlenggang di Luar Rutan


SUARA MERDEKA – Selasa, 25 Maret 2014

SOLO – Mantan kepala Dinas Pendidikan Sukoharjo, Djoko Raino Sigit yang pada November 2012 divonis lima tahun enam bulan di Pengadilan Tipikor Semarang, dalam perkara tindak pidana korupsi dana bantuan bea siswa miskin (BSM), kerap keluar masuk Rumah Tahanan (Rutan) Kelas 1 Surakarta.

Selain divonis penjara, yang bersangkutan juga didenda Rp 100 juta subsider tiga bulan kurungan dan membayar kerugian negara sebesar Rp 3,4 miliar subsider tiga tahun penjara. Menurut informasi yang dihimpun, sudah beberapa pekan lalu, mulai pagi hingga siang, dia terlihat di depan Rutan Jalan Slamet Riyadi, Solo.

Keberadaannya di luar rutan acapkali ditemani petugas. Djoko Raino yang biasanya menutup wajah dengan memakai topi, juga kerap disapa juru parkir, dan pedagang kaki lima yang mangkal di seputar rutan.

Aktivitas Djoko di luar rutan, di antaranya membersihkan lingkungan atau menyiram tanaman. Kadangkala dia terlihat berkomunikasi dengan lawan bicara menggunakan ponsel yang dibawanya.

Keberadaan Djoko Raino di luar rutan beberapa kali juga ditemui istri atau sanak saudara sambil makan di warung. Hal itu menimbulkan rasa iri dari narapidana lainnnya, yang tidak bisa menikmati suasana bebas seperti yang dialami Djoko Raino.

Sesuai Prosedur

Keberadaan Djoko Raino di luar rutan juga dikemukakan beberapa sumber, baik dari dalam rutan maupun dari pengunjung rutan yang saudaranya menjalani penahanan di dalam. ‘’Kejadian seperti itu kerap saya jumpai secara langsung,’’ ungkap sumber yang enggan disebut namanya.

Nara sumber itu merasakan adanya ketidakadilan dari pimpinan rutan, karena membedakan perlakuan sesama warga binaan. ‘’Saya tidak habis pikir, kenapa Djoko Raino dengan bebas keluar masuk rutan, sedang tahanan lainnya tidak dapat menikmati hal yang sama,’’ terang nara sumber yang ditemui, beberapa hari lalu.

‘’Hal itu yang membuat saya bertanya- tanya dan sampai sekarang saya belum tahu alasannya, kenapa Djoko Raino terkesan diistimewakan dibanding warga binaan lainnya,’’ungkap nara sumber yang me-wanti-wanti agar namanya tidak disebutkan. Kepala Pengamanan Rutan Kelas IA Surakarta Benny Hidayat, saat dikonfirmasi membantah keras Djoko Raino kerap keluar rutan. (G11-26,88)

Sumber : http://m.suaramerdeka.com/index.php/read/cetak/2014/03/25/256645

3 April 2014 - Posted by | SUKOHARJO, SURAKARTA - SOLO

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: