KP2KKN JAWA TENGAH

DEMI ANAK CUCU BERANTAS KORUPSI SEKARANG JUGA

21 Buron Masih Berkeliaran


SUARA MERDEKA – Jum’at, 28 Februari 2014

  • Yanuelva Paling Dicari

SEMARANG – Dua puluh satu terpidana berbagai kasus, termasuk korupsi, hingga kemarin masih bebas melenggang. Di antara para buron tersebut, Direktur CV Enhat Semarang Yanuelva Etliana merupakan orang yang paling dicari oleh jajaran Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Tengah.

Yanuelva adalah terpidana korupsi kredit berjaminan fiktif di Bank Jateng. Ia dihukum 15 tahun penjara dengan denda Rp 500 juta serta wajib mengganti kerugian negara Rp 39 miliar. Yanuelva dinyatakan buron sejak November 2012. “Kami sudah berkoordinasi dengan Polda Jateng dan jajaran kejaksaan seluruh Jawa Tengah.

Selain itu, kami berkoordinasi dengan Adhyaksa Monitoring Center Kejaksaan Agung untuk mencari Yanuelva,”kata Asisten Pidana Khusus Kejati Jawa Tengah Masyhudi, kemarin. Kejaksaan Negeri (Kejari) Semarang sebagai jaksa eksekutor atas Yanuelva juga telah menyebarkan informasi melalui berbagai media.

“Kami mengharapkan media massa membantu menyiarkan daftar orang-orang yang kami cari agar masyarakat yang mengetahui bisa menginformasikan kepada kami,”kata Kepala Kejari Semarang Abdul Azis. Pihaknya juga telah memasang foto para buron di laman situs Kejati Jawa Tengah.

Masyarakat yang mengetahui keberadaan buron tersebut bisa menghubungi nomor telepon 024-8413985 atau langsung mendatangi kantor kejaksaan terdekat.

Bambang Guritno

Buron lain yang sudah bertahuntahun tak pernah ditemukan adalah mantan bupati Semarang Bambang Guritno. Ia merupakan terpidana kasus korupsi buku ajar tingkat SD/MI Kabupaten Semarang 2004.

Dalam kasus ini, Bambang dijatuhi hukuman setahun penjara. Sejak putusannya berkekuatan hukum tetap pada 2009, Bambang tak pernah memenuhi panggilan Kejati untuk melaksanakan putusan hakim. Tahun 2010, nama Bambang Guritno masuk daftar pencarian orang (DPO).

Nama lain di antaranya Prawoto Saktiari yang dipidana satu tahun penjara atas korupsi APBD Jawa Tengah tahun 2003 dan Agus Soekmaniharto, terpidana kasus ganti rugi tanah Perhutani untuk lahan tol di Desa Jatirunggo, Kecamatan Pringapus, Kabupaten Semarang.

“Dalam empat bulan ini, kami sudah melakukan eksekusi terhadap 18 terpidana yang buron, termasuk mantan bupati Demak Endang Setyaningdyah. Terakhir, pekan lalu kami berhasil menangkap dua buron, Ashar Astika dan Fuad Riyadi,” beber Masyhudi.

Selain melacak terpidana, pihaknya juga sedang memburu tersangka korupsi yang belum bisa disidangkan. Di antaranya adalah mantan kepala Cabang Pembantu Bank Mandiri Tembalang Any Utaminingsih serta mantan kepala Desa Jatirunggo Indra Wahyudi. Keduanya tersangkut kasus korupsi ganti rugi lahan Perhutani untuk tol Semarang-Ungaran di Jatirunggo. Kasus itu merugikan negara Rp 12,1 miliar. (H89-59)

Sumber : http://www.suaramerdeka.com/v1/index.php/read/cetak/2014/02/28/254011/21-Buron-Masih-Berkeliaran

27 Februari 2014 - Posted by | BERITA KORUPSI NASIONAL, SEPUTAR JAWA TENGAH - PROV. JATENG

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: