KP2KKN JAWA TENGAH

DEMI ANAK CUCU BERANTAS KORUPSI SEKARANG JUGA

Mantan Anggota DPRD Ditangkap


SUARA MERDEKA – Senin, 24 Februari 2014

  • Dua Tahun Buron

SRAGEN – Terpidana kasus korupsi dana purnabakti DPRD Sragen, Ashar Astika yang kabur saat akan dieksekusi kejaksaan Kamis 10 November 2011, akhirnya ditangkap. Mantan Ketua Komisi C itu ditangkap Tim Monitoring Centre Kejagung bekerjasama dengan aparat intel Kejari Bantul di sebuah rumah kos di Dukuh Tanjung, Bangunharjo, Sewon, Bantul. ‘’Pelaku dua tahun lebih kabur dan dalam pencarian,’’ tutur Kasi Pidsus Kejari Sragen Jasin Joko Pratomo SH, kemarin.

Terpidana AsharAstika (55), pukul 04.00 kemarin langsung dimasukkan ke LP Sragen. Dia adalah satu dari 14 anggota Panitia Anggaran DPRD yang menjadi terpidana kasus korupsi dana purnabakti Rp 2,25 miliar. Setelah vonis MA yang menguatkan putusan Pengadilan Tinggi Jateng turun, seharusnya dia menjalani pemidanaan satu tahun pidana, denda Rp 50 juta, serta mengganti kerugian negara Rp 43 juta subsider delapan bulan penjara. Namun sewaktu Ashar Astika diantar anaknya ke Kejari Sragen 10 November 2011 lalu, dia kabur. Sejak itu dia masuk daftar pencarian orang (DPO) kepolisian. Ashar Astika juga tidak muncul saat Lestariningsih (52), istrinya warga Banaran RT 03 RW 09, Sambungmacan, Sragen, meninggal selang beberapa hari sejak kepergiannya.

Naik Bus

Ashar Astika saat ditanya jaksa Jasin Joko Pratomo SH mengatakan, semula dia memang berniat menjalani panggilan Tim Eksekutor Kejari Sragen. Namun saat turun di depan Kantor Kejari Sragen pukul 07.30 pagi, teman-teman sesama terpidana anggota DPRD periode 1999 – 2004 yang akan dieksekusi, belum nampak hadir. Kebetulan di tepi jalan Raya Sukowati berhenti bus jurusan Sragen- Solo. Dia pun seketika terbersit keinginan untuk kabur dengan menumpang bus. ‘’Pelaku menumpang bus kearah Solo, kemudian kabur,’’ tutur Jasin Joko Pratomo.

Gatot Gunarto saat masih menjabat Kajari Sragen bersama tim jaksa eksekutor, pernah mendatangni rumah Ashar Astika dan ditemui Lestariningsih (kini sudah meninggal) istrinya, dan dua anaknya yaitu Lugra serta Alvin Winoto. Gatot mengimbau agar terpidana saat itu menyerahkan diri. Namun ditunggu dua tahun, pelaku tak kunjung menyerah. Sampai akhirnya pelaku tertangkap di sebuah rumah kos di Bantul, Sabtu (22/2) pukul 18.45. Terpidana yang dijemput tim jaksa setibanya di Sragen Minggu pagi langsung dijebloskan ke LP. (nin-26,88)

Sumber : http://www.suaramerdeka.com/v1/index.php/read/cetak/2014/02/24/253501/Mantan-Anggota-DPRD-Ditangkap

24 Februari 2014 - Posted by | SRAGEN

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: