KP2KKN JAWA TENGAH

DEMI ANAK CUCU BERANTAS KORUPSI SEKARANG JUGA

6.000 Baliho Caleg Rusak Wajah Kota


SUARA MERDEKA – Senin, 24 Februari 2014

  • Melanggar Peraturan KPU No 15/2013

SEMARANG – Mendekati   Pemilihan Legislatif (Pileg) 2014, persaingan calon legislatif (caleg) semakin ketat. Persaingan merebutkan suara konstituen ini tak hanya di wilayah kampanye langsung ke daerah pemilihan (dapil), tapi juga persaingan dalam hal pencitraan dan pengenalan diri.

Salah satu metode yang jamak dilakukan adalah pemasangan gambar diri dalam bentuk baliho, sapanduk atau alat peraga kampanye lain di titik-titik strategis kota. Permasalahannya, pemasangan alat peraga kampanye (APK) yang dilakukan para caleg seakan tak lagi peduli dengan estetika wajah kota. Meski ketentuan pemasangan ATK telah diatur dalam Peraturan KPU Nomor 15 Tahun 2013 maupun Peraturan Wali Kota Semarang Nomor 30A/2013, para caleg masih nekat memasang di titik larangan. Parahnya, beberapa APK itu terpasang di pohon-pohon dengan dipaku di batang pohon. ’’Selain melanggar aturan, baliho caleg ini juga merusak wajah kota. Kami sudah merekomendasikan soal penertiban, tapi belum ada tindak lanjut dari Pemkot,’’ kata Muhammad Ichwan, anggota Panwaslu Kota Semarang.

Dari data Panwaslu Kota Semarang, total ada 32 baliho dan 5.974 APK nonbaliho, yakni berupa spanduk, poster/banner maupun bendera yang dipasang di titik-titik larangan.  Satpol PP sendiri, sebagai aparat penegak perda, seakan tak punya taring untuk menertiban. Bahkan, ada beberapa caleg yang diduga memanfaatkan titik baliho aset Pemkot untuk berkampanye.

Anggota Panwaslu Kota Semarang lain, Muhammad Amin mengatakan, Kesbangpol sebagai penanggung jawab urusan politik Pemkot, berkewajiban menindaklanjuti rekomendasi pelanggaran pemasangan APK yang telah dua kali disampaikan Panwaslu. ’’Data pelanggaran APK yang telah direkomendasikan Panwaslu ada 32 baliho dan  5.974 APK nonbaliho. Kini saatnya segera ditertibkan,’’ ujarnya.

Amin berharap Pemkot melibatkan parpol dan para caleg dalam penertiban ini. ’’Agar menjadi kegiatan bersama, kami harap Pemkot menyurati parpol dan caleg untuk dilibatkan dalam penertiban,’’ tuturnya.

Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) sendiri telah menjadwalkan penertiban alias razia Alat Peraga Kampanye (APK) dua kali dalam Februari. Direncanakan, razia akan digelar pada 24 dan 28 Februari, dengan Satpol PP sebagai eksekutornya. Adapun penertiban pada Maret dijadwalkan tiga kali, namun tanggal pelaksanaannya belum ditentukan.(H71,H35-64)

Sumber : http://www.suaramerdeka.com/v1/index.php/read/cetak/2014/02/24/253570/6.000-Baliho-Caleg-Rusak-Wajah-Kota

24 Februari 2014 - Posted by | SEMARANG

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: