KP2KKN JAWA TENGAH

DEMI ANAK CUCU BERANTAS KORUPSI SEKARANG JUGA

DPT Jepara Menyusut 3.345


SUARA MERDEKA – Rabu, 22 Januari 2014

JEPARA- Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pemilu DPR, DPD. dan DPRD 2014 di Kabupaten Jepara terjadi penyusutan. DPT Jepara sebelum ditetapkan 832.632, kemudian menyusut 3.345 sehingga menjadi 829.287.

Penyusutan itu terjadi setelah KPU bersama jajaran panitia pemilihan kecamatan (PPK) dan panitia pemungutan suara (PPS) melakukan pemeliharaan dan penyempurnaan. Divisi Pemutakhiran Data Pemilih KPU Jepara Anik Sholihatun mengemukakan, pemeliharaan dan penyempurnaan DPT dilakukan terhadap pemilih ganda dan pemilih yang tidak memenuhi syarat (TMS).

“Pemilih tidak memenuhi syarat ini karena meninggal dunia, pindah domisili, pindah status menjadi TNI/Polri, mengalami gangguan jiwa, dan sebab lain yang menjadikan pemilih yang tidak memenuhi syarat,” paparnya dalam acara pengukuhan Sukarelawan Demokrasi di RM Maribu, kemarin.

Dia menekankan, pemeliharaan DPT ini masih akan terus berlanjut hingga menjelang pemungutan suara pada 9 April 2014. Itu dilakukan KPU untuk melindungi hak konstitusi warga, sehingga masih ada pendataan warga negara Indonesia yang memenuhi syarat sebagai pemilih tapi belum masuk DPT. Warga tersebut akan didata sebagai daftar pemilih khusus (DPT).

“Pendataan DPT hingga dua pekan sebelum hari pencoblosan,” ujarnya. Adapun Ketua KPU Haidar Fitri mengingatkan partai politik (parpol) agar menaati pemasangan alat peraga kampanye (APK).

Sebab, setelah pernah dilakukan penertiban, kini mulai muncul lagi pelanggaran pemasangan alat peraga kampanye di sejumlah tempat. Terkait dengan pengukuhan Sukarelawan Demokrasi, anggota KPU Subchan Zuhri menyebutkan, ada tambahan amunisi baru dalam memerangi praktik politik uang dalam Pemilu 2014.

Kalau sebelumnya ada 15 sukarelawan, sekarang ditambah menjadi total 25 anggota Sukarelawan Demokrasi yang sudah dibentuk KPU untuk turut memerangi politik uang. Dia mengatakan, sukarelawan ini berperan strategis untuk membawa masyarakat pemilih ke arah yang lebih baik.

“Harapannya, kalau yang mengajak masyarakat menggunakan hak pilih itu KPU sudah lumrah dan biasa saja. Namun, kalau yang mengajak adalah masyarakat yang jadi sukarelawan sebagai tokoh di berbagai komunitas, dampaknya akan lebih baik,” tegasnya. (H75-57,88)

Sumber : http://www.suaramerdeka.com/v1/index.php/read/cetak/2014/01/22/250048/DPTJepara-Menyusut-3.345-

22 Januari 2014 - Posted by | JEPARA

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: