KP2KKN JAWA TENGAH

DEMI ANAK CUCU BERANTAS KORUPSI SEKARANG JUGA

Penahanan Terkendala Mekanisme Baru


SUARA MERDEKA – Sabtu, 07 Desember 2013

  • Kasus Bupati Rembang

SEMARANG – Polda Jateng belum menahan Bupati Rembang Mochamad Salim terkait kasus dugaan korupsi APBD Rembang tahun 2006/ 2007. Padahal, surat balasan dari Sekretaris Negara (Setneg) telah diterima.

Surat tersebut berisi pernyataan agar Kapolri membuat surat kepada Presiden untuk menahannya. Kapolda Jateng, Irjen Dwi Priyatno, mengatakan penahanan Salim masih terganjal mekanisme baru, yakni pengajuan surat penahanan melalui Kapolri ke Presiden. ”Pada prinsipnya kewenangan menahan pejabat negara itu bisa dilakukan, namun tertunda karena ada mekanisme baru,” ungkap Kapolda di Mapolda Jateng, Jumat (6/11).

Surat tembusan dari Setneg telah tiga hari lalu diterima Kapolda. Dalam surat tersebut tertulis Setneg tidak keberatan Kapolri membuat surat kepada Presiden.

Surat balasan tersebut, lanjut dia, akan ditindaklanjuti Bareskrim Mabes Polri melalui Kepala Biro Pengawasan Penyidik (Karowassidik) sebagai penanggung jawab pembuat surat yang ditujukan kepada Presiden. ”Tinggal dihitung surat diterima kapan. Jangka waktunya satu bulan,” ujarnya.

Dicekal

Terkait pencekalan Salim untuk pergi ke luar negeri, Kapolda menyatakan surat permohonan pencekalan telah dikirim dan ditandatangani langsung oleh Kapolri.

”Dengan begitu, yang bersangkutan tidak berkenan pergi ke luar negeri selama enam bulan,” jelasnya. Kapolda menambahkan, pihaknya juga akan melakukan pemeriksaan kepada Salim sebagai saksi dengan tersangka Waluyo, mantan kabag perekonomian Kabupaten Rembang atas dugaan keterlibatan dalam korupsi PT Rembang Bangkit Sejahtera Jaya sebagai seorang yang menandatangani pencairan sejumlah dana.

Dana tersebut seharusnya dialokasikan untuk kebutuhan tak terduga, tetapi dikeluarkan oleh Waluyo yang kini menjabat Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Rembang, untuk keperluan PT RBSJ. ”Selasa pekan depan yang bersangutan (Salim) akan kami periksa,” ungkapnya. (K44, H74-94)

Sumber : http://www.suaramerdeka.com/v1/index.php/read/cetak/2013/12/07/245508/Penahanan-Terkendala-Mekanisme-Baru

13 Desember 2013 - Posted by | BERITA KORUPSI NASIONAL, REMBANG

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: