KP2KKN JAWA TENGAH

DEMI ANAK CUCU BERANTAS KORUPSI SEKARANG JUGA

Mantan Direktur PDAM Jepara Dihukum 3 Tahun 3 Bulan


SUARA MERDEKA.com – Jum’at, 27 September 2013

SEMARANG, suaramerdeka.com – Majelis Hakim Pengadilan Tipikor Semarang menjatuhkan vonis tiga tahun dan tiga bulan penjara kepada mantan Direktur PDAM Jepara, Drajat Wijiyanto. Putusan itu dibacakan dalam sidang Kamis (26/9) di Pengadilan Tipikor Semarang oleh majelis hakim yang diketuai Winarto.

Selain pidana badan, Drajat juga didenda Rp 100 juta setara dengan dua bulan kurungan. Drajat masih dijatuhi pidana tambahan untuk mengembalikan kerugian negara sebesar Rp 76 juta setara dengan dua tahun penjara. Vonis itu atas tuduhan korupsi dana sambungan rumah di PDAM Jepara. “Mengadili, menyatakan terdakwa bersalah melakukan tindak pidana korupsi secara bersama-sama dan berlanjut,” demikian Hakim Winarto.

Hakim menilai, perbuatan Drajat melanggar Pasal 3 Undang-Undang 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi yang diperbarui dengan Undang-Undang 20 Tahun 2001. Korupsi dana sambungan rumah itu terjadi tahun 2008 sampai 2011. Pada kurun waktu tersebut, PDAM Jepara mengadakan sambungan rumah baru. Proyeknya dilaksanakan oleh tiga rekanan, yakni CV Phy Yha Thu, CV Fany Jaya dan CV Anugrah Karya Nusantara.

Sambungan rumah dibiayai dengan kas PDAM Jepara sebesar Rp 1,1 miliar. Namun kenyataannya proyek dikerjakan tenaga lepas PDAM Jepara yang dibayar lebih rendah dari kas yang telah dikeluarkan. Selisih dananya mencapai Rp 540,07 juta, yang kemudian disimpan atas nama dana efisiensi.

Dalam putusan hakim disebutkan bahwa Drajat telah memerintahkan penyimpanan dana tersebut, dan mengetahui penggunaannya. Dana efisiensi itu digunakan untuk paket lebaran beberapa pegawai PDAM tahun selama tahun 2008 hingga 2011. Dana juga digunakan untuk bon pinjam beberapa pegawai, termasuk Drajat.

Selama 2008-2011, Drajat memakai dana tersebut dengan modus bon pinjam sebesar Rp 69 juta dan mendapat paket lebaran dari dana tersebut sebesar Rp 5 juta. Drajat juga mendapat dana efisiensi lain sebesar Rp 2 juta.

Vonis hakim kemarin sebenarnya jauh di bawah tuntutan jaksa. Sebelumnya jaksa menuntut pidana enam tahun dan enam bulan penjara, dengan denda Rp 250 juta enam bulan kurungan. Pidana tambahan yang diputuskan hakim juga dibawah tuntutan jaksa. Sebelumnya jaksa menuntut Drajat untuk mengembalikan kerugian negara sebesar Rp 446 juta yang setara dengan tiga tahun dan tiga bulan penjara.

Namun atas putusan tersebut, Drajat didampingi penasihat hukumnya tak lantas menerimanya. Mereka memanfaatkan waktu tujuh hari yang diberikan hakim, untuk menentukan menerima putusan atau mengajukan banding.

( Eka Handriana / CN26 / SMNetwork )

Sumber :  http://www.suaramerdeka.com/v1/index.php/read/news/2013/09/27/173573/Mantan-Direktur-PDAM-Jepara-Dihukum-3-Tahun-3-Bulan
Iklan

30 September 2013 - Posted by | JEPARA

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: