KP2KKN JAWA TENGAH

DEMI ANAK CUCU BERANTAS KORUPSI SEKARANG JUGA

Pejabat Ditjen Dikti Kembali Dipanggi untuk Tersangka Angie

SUARA MERDEKA.com – Kamis, 31 Mei 2012

JAKARTA, suaramerdeka.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali memanggil Kepala Bagian Perencanaan dan Penganggaran Ditjen Pendidikan Tinggi Kemendikbud Dadang Sudiyarto perkait penyidikan kasus penerimaan uang terkait pembahasan anggara di Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) dan Kementerian Pemuda dan Olahra (Kemenpora) dengan tersangka Angelina Sondakh. Sebelumnya, Dadang pernah dipanggil dalam kasus ini.

“Yang bersangkiutan diperiksa sebagai saksi,” kata Kepala Bagian Pemberitaan dan Informasi KPK Priharsa Nugraha saat dihubungi, Kamis (31/5).

Baca lebih lanjut

Iklan

31 Mei 2012 Posted by | BERITA KORUPSI NASIONAL | Tinggalkan komentar

Amin Dipanggil Dalam Kasus PLTS Kemenakertrans

SUARA MERDEKA.com – Kamis, 31 Mei 2012

JAKARTA, suaramerdeka.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali memanggil anak buah Muhammad Nazaruddin, Amin Andoko dalam penyidikan kasus dugaan korupsi proyek pengadaan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) dan Pekerjaan Supervisi Pembangkit Listrik (PSPL) di Direktorat Jenderal Pembinaan dan Pengembangan Masyarakat Kawasan Transmigrasi (P2MKT) Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Kemenakertrans) tahun anggaran 2008.

Amin yang merupakan Direktur PT Anugrah Nusantara, diperiksa untuk tersangka buronan Neneng Sri Wahyuni, yang juga istri Nazaruddin. ”Yang bersangkutan diperiksa dalam kasus PLTS Kemenaketrans,” kata Kepala Bagian Pemberitaan dan Informasi KPK Priharsa Nugraha saat dihubungi, Kamis (31/5).

Baca lebih lanjut

31 Mei 2012 Posted by | BERITA KORUPSI NASIONAL | Tinggalkan komentar

KPK Panggil Pejabat BNBP

SUARA MERDEKA.com – Kamis, 31 Mei 2012

Kasus Itjen Kemendikbud

JAKARTA, suaramerdeka.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memanggil pejabat Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Kahartomi terkait penyidikan kasus dugaan korupsi anggaran di Inspektorat Jenderal Kemendiknas.

Dalam kasus ini, KPK telah menetapkan mantan Inspektur Jenderal (Irjen) Kemendiknas, M Sofyan sebagai tersangka. ”Yang bersangkutan dipanggil untuk diperiksa sebagai saksi,” kata Kepala Bagian Pemberitaan dan Informasi KPK Priharsa Nugraha dihubungi, Kamis (31/5).

Baca lebih lanjut

31 Mei 2012 Posted by | BERITA KORUPSI NASIONAL | Tinggalkan komentar

KPK Panggil Sesdirjen LPE

SUARA MERDEKA.com – Kamis, 31 Mei 2012

Korupsi PLTS

JAKARTA, suaramerdeka.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memanggil Sekretaris Direktur Jenderal (Sesdirjen) Listrik dan Pemanfaatan Energi (LPE) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral Yuyun terkait penyidikan dugaan korupsi pengadaan dan pemasangan pembangkit listrik tenaga surya. Yuyun dipanggil untuk tersangka Jacob Purwono.

”Yang bersangkutan (Yuyun) diperiksa sebagai saksi untuk tersangka JP (Jacob Purwono),” kata Kepala Bagian Pemberitaan dan Informasi KPK Priharsa Nugraha, Kamis (31/5).

Baca lebih lanjut

31 Mei 2012 Posted by | BERITA KORUPSI NASIONAL | Tinggalkan komentar

Jaksa Agung: Kasus BLBI Selesai

SUARA MERDEKA.com – Kamis, 31 Mei 2012

JAKARTA, suaramerdeka.com – Jaksa Agung, Basrief Arief menegaskan, kasus Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI) sudah tidak dapat dibuka lagi. Beberapa pihak seperti Indonesian Corruption Watch (ICW) dan Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI) masih berharap untuk dibukanya kembali kasus tersebut.

“Kan sudah tidak ada lagi, sudah selesai,” kata Jaksa Agung, Basrief Arief, di Kejaksaan Agung, Jakarta, Kamis (31/5).

Baca lebih lanjut

31 Mei 2012 Posted by | BERITA KORUPSI NASIONAL | Tinggalkan komentar

Terima Suap, Polisi Narkoba Terancam Dipecat

KOMPAS.com – Kamis, 31 Mei 2012
SHUTTERSTOCK

MAKASSAR, KOMPAS.com – Divisi Propam mulai melakukan penyelidikan terhadap kasus suap Satuan Narkoba Polrestabes Makassar sebesar Rp 100 juta yang diungkap oleh tahanan narkoba Rutan Kelas I Makassar, Ester alias Ciko. Bila memang terbukti benar, oknum polisi penerima suap terancam dipecat dari kesatuan dan diproses sesuai hukum yang berlaku.

Ancaman ini diungkapkan, Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Sulsel, Komisaris Besar Polisi, Chevi Ahmad Sopari, Kamis (31/5/2012). Menurutnya, kasus suap yang menerpa oknum di institusinya merusak citra kepolisian. Dengan begitu, pihaknya membentuk tim melakukan penyelidikan mulai dengan mengumpulkan bukti-bukti dan keterangan saksi-saksi.

Baca lebih lanjut

31 Mei 2012 Posted by | BERITA KORUPSI NASIONAL | Tinggalkan komentar

Mantan Ketua DPRD Sulut Masuk Daftar Buron

Kasus Manado Beach
KOMPAS.com – Kamis, 31 Mei 2012

 

MANADO, KOMPAS.com- Kejaksaan Negeri Manado akhirnya memasukan Syachrial Damopolii, terpidana kasus Manado Beach Hotel (MBH) sebagai buronan, setelah tiga kali mangkir dari panggilan kejaksaan. Keberadaan mantan Ketua DPRD Sulut dua periode 1999-2004 dan 2004-2009 tidak diketahui.

Kepala Kejaksaan Negeri Manado Iqbal Arief, Kamis (31/5/2012), mengatakan, Syachrial sekrang masuk dalam daftar pencarian orang (DPO).

Baca lebih lanjut

31 Mei 2012 Posted by | BERITA KORUPSI NASIONAL | Tinggalkan komentar

Tumpas Koruptor dengan Tindakan, Bukan Perpres

Pemberantasan Korupsi
KOMPAS.com – Kamis, 31 Mei 2012
TRIBUNNEWS.COM/HERUDIN Gedung KPK

JAKARTA, KOMPAS.com- Penerbitan Perpres No 55/2012 tentang Strategi Nasional Pencegahan dan Pemberantasan Korupsi (Stranas PPK) yang diumumkan Wapres Boediono di Kantor Wapres, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Rabu kemarin membuktikan bahwa perintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono hanya main-main alias “perang-perangan” melawan korupsi.

“Presiden tidak perlu menerbitkan aturan atau produk hukum apa pun untuk melawan korupsi yang semakin menggila di negeri ini. Presiden cukup mendorong instrumen hukum seperti Polri, Kejaksaan, dan KPK menjalankan tugas dan kewenangannya sesuai UU yang ada,” kata juru bicara Indonesia Bersih Adhie M Massardi di Jakarta, Kamis (31/5/2012).

Baca lebih lanjut

31 Mei 2012 Posted by | BERITA KORUPSI NASIONAL | Tinggalkan komentar

KPK Belum Pastikan Penahanan Miranda

KOMPAS.com – Kamis, 31 Mei 2012
KOMPAS/ALIF ICHWAN
Miranda Bersaksi – Mantan Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia Miranda Swaray Goeltom hadir sebagai saksi dalam sidang lanjutan dengan terdakwa kasus suap pemilihan Deputi Gubernur Senior BI, Nunun Nurbaeti di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor), Jakarta Selatan, Senin (9/4/2012). Dalam persidangan ini Jaksa Penuntut umum menghadirkan lima orang saksi selain Miranda Gultom, diantaranya Sekretaris Jendral Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Nining Indra Saleh.

 

JAKARTA, KOMPAS.com — Komisi Pemberantasan Korupsi, Kamis (31/5/2012), belum dapat memastikan akan menahan tersangka kasus dugaan suap cek perjalanan, Miranda S Goeltom, seusai pemeriksaan Miranda yang dijadwalkan Jumat (1/6/2012) besok.

Juru Bicara KPK, Johan Budi, mengatakan, penahanan Miranda tergantung kebutuhan penyidik.

“Besok itu jadwal pemeriksaan MSG (Miranda S Goeltom) sebagai tersangka. Belum ada informasi soal penahanan,” kata Johan di Jakarta, Kamis, saat ditanya kemungkinan KPK menahan Miranda besok.

Baca lebih lanjut

31 Mei 2012 Posted by | BERITA KORUPSI NASIONAL | Tinggalkan komentar

Dana SPP Diselewengkan, Mahasiswa UT Demo

KOMPAS.com – Kamis, 31 Mei 2012
KOMPAS.com/ HUSEIN
Ratusan Mahasiswa Universitas Terbuka (UT) Kelompok Kerja Padang Sappa, Kabupaten Luwu melakukan aksi unjuk rasa terkait penggelapan dana pembayaran mahasiswa yang dilakukan oleh salah seorang oknum pengelola kampus UT, Kamis (31/5/2012).

 

PALOPO, KOMPAS.com — Ratusan Mahasiswa Universitas Terbuka Kelompok Kerja Padang Sappa, Kabupaten Luwu, melakukan aksi unjuk rasa terkait penggelapan dana pembayaran mahasiswa yang dilakukan oleh salah seorang oknum pengelola kampus UT, Kamis (31/5/2012).

Ratusan mahasiswa tersebut terdiri dari pegawai negeri sipil (PNS) dan tenaga honorer di Kabupaten Luwu.  Mereka menuntut agar oknum yang dituduh menyelewengkan uang sumbangan penyelenggaraan pendidikan (SPP) dari 35 mahasiswa dikembalikan, dan pelaku dipidanakan.

Baca lebih lanjut

31 Mei 2012 Posted by | BERITA KORUPSI NASIONAL | Tinggalkan komentar

%d blogger menyukai ini: