KP2KKN JAWA TENGAH

DEMI ANAK CUCU BERANTAS KORUPSI SEKARANG JUGA

Pungutan Pengadaan Komputer Diprotes


KORAN SINDO – Rabu, 23 Mei 2012

KARANGANYAR– Sejumlah wali murid di Sekolah Dasar Negeri (SDN) 01 Ngemplak, Kecamatan Karangpandan mengeluhkan adanya pungutan biaya pembelian komputer yang dilakukan sekolah. Pungutan tersebut juga telah dilaporkan ke Pemkab Karanganyar agar diselidiki.

Pungutan tersebut diketahui wali murid dari surat edaran yang diedarkan pihak sekolah kepada wali murid.Dalam surat edaran tersebut, siswa kelas VI dibebani pungutan Rp150.000 dan Rp100.000 untuk siswa kelas I–V.Pungutan tersebut akan digunakan untuk pengadaan komputer di sekolah. Joko, salah seorang wali murid, keberatan dengan kewajiban membayar iuran pengadaan komputer tersebut.

”Saya terus terang kaget karena sebelumnya tidak pernah dibicarakan terlebih dahulu dengan wali murid,”ujarnya kemarin. Keberadaan pungutan tersebut juga terlalu memberatkan bagi orang tua siswa lantaran sebagian besar orang tua siswa berprofesi sebagai petani dan buruh. ”Terus terang sebagian besar orang tua siswa keberatan kalau harus membayar sebanyak itu,”ungkapnya. Joko meminta pemkab melalui instansi terkait melakukan penyelidikan terkait adanya pungutan tersebut. Pungutan tersebut dinilai merugikan para orang tua atau wali murid yang mempunyai penghasilan rendah.

”Bukti surat edaran sudah disampaikan ke Sekda Karanganyar,”ucapnya. Wali murid lainnya,Samino, menegaskan iuran untuk membeli komputer seharusnya tidak dibebankan kepada orang tua siswa karena sekolah sudah mendapatkan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) dari pemerintah. ”Untuk membeli perangkat komputer, kenapa harus dibebankan kepada wali murid,bukankah tiap sekolah itu telah mendapatkan bantuan dari pemerintah setiap tahunnya,” tandasnya.

Saat dikonfirmasi kemarin, Kepala SDN 1 Ngemplak Sri Lestari membantah iuran untuk pengadaan komputer belum dibicarakan kepada wali murid. Sebelum iuran ditetapkan, pihak sekolah sudah membicarakannya dengan komite sekolah dan wali murid. ”Pertama kami bicarakan ke komite sekolah.Komite sekolah kemudian menawarkan ke wali murid untuk dimusyawarahkan. Nah, dalam pertemuan itu,wali murid sudah sepakat dan tidak keberatan. Saat itu kami sifatnya hanya menawarkan,”ungkapnya.

Iuran untuk pengadaan komputer tersebut berangkat dari keinginan wali murid yang menginginkan adanya pelajaran komputer agar siswa tidak gagap teknologi saat mendaftar di bangku SMP. Selama ini mata pelajar tersebut tidak pernah diajarkan karena sekolah hanya memiliki satu unit komputer setelah dua komputer hilang dicuri. Upaya pengajuan bantuan pengadaan komputer ke pemkab selama ini belum mendapat respons.

Mengingat rencana iuran pembelian komputer ini berasal dari inisiatif wali murid, pihak sekolah kini mengembalikan sepenuhnya masalah ini kepada wali murid kembali. ”Kalau rencana iuran itu dibatalkan pun kami tidak masalah kok,”pungkasnya. farid firdaus

Sumber : http://www.seputar-indonesia.com/edisicetak/content/view/497137/
Iklan

23 Mei 2012 - Posted by | KARANGANYAR

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: