KP2KKN JAWA TENGAH

DEMI ANAK CUCU BERANTAS KORUPSI SEKARANG JUGA

Kejaksaan Agung Tangkap Buronan Abdul Muis Nasution


SUARA MERDEKA.com – Senin, 09 April 2012

JAKARTA, suaramerdeka.com – Buronan Abdul Muis Nasution akhirnya ditangkap Penyidik Kejaksaan Agung. Dia adalah mantan Sekretaris Daerah Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara yang terlibat kasus korupsi retribusi merugikan negara Rp 1,8 miliar.

Menurut Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejaksaan Agung M. Adi Toegarisman, Abdul Muis dinyatakan buron setelah menghilang saat akan dieksekusi pada November 2010.

“Dia pernah melakukan upaya hukum kasasi ke Mahkamah Agung, tapi ditolak. Pada saat akan dieksekusi dia menghilang. Pada saat dieksekusi yang bersangkutan tidak ada ditempat. Baru sekarang ini, tertangkap di Makassar,” ujar Adi di kantornya, Senin (9/4).

Abdul Muis ditangkap usai salat subuh di Jalan Daeng Tata, Makassar, Sulawesi Selatan, Senin (9/4). Dia langsung diterbangkan dari Makassar ke Jakarta pukul 10.00 WITA.

Dijelaskan Adi, saat ditangkap, Abdul Muis hanya bersikap pasrah tidak melawan. Selama di Makassar, dia tinggal bersama seorang anaknya. Selama hampir dua tahun buron, Abdul Muis telah dua kali berpindah tempat. Dia pernah singgah di Surabaya, Jawa Timur, dan baru tinggal di Makassar selama enam bulan.

“Setelah penangkapan ini, Abdul Muis segera dijatuhi hukuman di tempat dia beraktifitas di Simalungun,” ujar Adi Toegarisman.

( Budi Yuwono / CN32 / JBSM )
Sumber : http://www.suaramerdeka.com/v1/index.php/read/news/2012/04/09/114915/Kejaksaan-Agung-Tangkap-Buronan-Abdul-Muis-Nasution

9 April 2012 - Posted by | BERITA KORUPSI NASIONAL

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: