KP2KKN JAWA TENGAH

DEMI ANAK CUCU BERANTAS KORUPSI SEKARANG JUGA

Tiga PNS Semarang Bersaksi untuk Soemarmo


SUARA MERDEKA.com – Rabu, 04 April 2012

SEMARANG, suaramerdeka.com – Tiga Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Balaikota Semarang diminta keterangannya sebagai saksi atas keterlibatan Wali Kota Soemarmo HS dalam dugaan suap pembahasan RAPBD 2012. Penyidik PK memeriksa ketiganya di gedung Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Jateng, Rabu (4/4).

Juru bicara KPK, johan Budi SP menyebutkan tiga PNS tersebut adalah Sartana, Teqi Wijaya, dan Paijo. “Dijadwalkan pemeriksaan atas tiga saksi tersebut, untuk memperkuat bukti atas tersangka Soemarmo,” ujar Johan, Rabu (4/4).

Selain ketiga PNS, Wakil Ketua Komisi C DPRD Kota Semarang, Agung Budi Margono juga peminta keterangan sebagai saksi oleh KPK. Ketua Dewan Pertimbangan Daerah (DPD) dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) diperiksa di Aula Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Jateng.

Menurut Direskrimsus Polda Jateng, Kombes Pol. Firli, pihaknya menerima permohonan izin tempat pemeriksaan dari KPK. “Ini izin terakhir untuk tempat pemeriksaan di Polda. Dari izin, hari ini yang diperiksa adalah tiga orang. Kami tidak tahu berapa yang datang,” ujarnya.

Nama saksi Sartana dan Teqi sendiri disebut dalam persidangan terdakwa Akhmat Zaenuri (Sekda nonaktif Kota Semarang) oleh saksi Paijo, yang merupakan staf di DPPKAD Kota Semarang. Menurut Paijo dalam sidang, Sartana adalah staf dari Dinas Pengelolaan Sumber Daya Air dan Energi Sumber Daya Mineral (PSDA dan ESDM). Sementara Teqi Wijaya adalah staf dari Dinas Bina Marga.

Dalam kasus ini, Sartana mengantarkan uang sebesar Rp 200 juta dari Kepala Dinas PSDA Agus Riyanto kepada Paijo. Demikian pula Teqi, mengantar uang Rp 150 juta dari Kepala Dinas Bina Marga Nugroho Joko Purwanto kepada Paijo. Selanjutnya Paijo menyerahkan uang kepada Sekda Zaenuri.

Dalam perkara ini, uang-uang tersebut diduga merupakan jatah beban yang harus ditanggung dinas untuk menyuap DPRD Kota Semarang yang sedang melakukan pembahasan RAPBD. Dari uang sebanyak Rp 350 juta, dibagikan kepada 38 anggota dewan yang masing-masing mengantongi Rp 8 juta.

Total yang dibagikan adalah Rp 304 juta, untuk pelican pembahasan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Perkiraan Plafon Anggaran Sementara (PPAS). Pascapemberian uang tersebut. Pimpinan dewan Kota Semarang lantas menandatangani kesepakatan KUA PPAS dengan Wali Kota Semarang.

Keterangan para saksi dalam sidang Zaenuri menyebutkan bahwa setiap dinas diminta oleh Wali Kota guna menyediakan uang suap bagi dewan. Soemarmo sendiri telah ditetapkan sebagai tersangka pada 16 Maret 2012 lalu. Sementara berkas dua tersangka anggota dewan, Agung Purno Sarjono dan Sumartono telah dilimpahkan ke Pengadilan Tipikor Semarang dan siap untuk disidangkan pekan depan.

( Eka Handriana / CN26 / JBSM )
Sumber : http://www.suaramerdeka.com/v1/index.php/read/news_smg/2012/04/04/114475/Tiga-PNS-Semarang-Bersaksi-untuk-Soemarmo-

4 April 2012 - Posted by | SEMARANG

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: