KP2KKN JAWA TENGAH

DEMI ANAK CUCU BERANTAS KORUPSI SEKARANG JUGA

Saksi Kunci Kasus Buku Ajar Tertekan

SUARA MERDEKA CyberNews – Minggu, 03 Juli 2011 | 08:50 wib


Wonosobo, CyberNews. 
Sejumlah saksi dalam perkara kasua buku ajar tahun 2004 yang merugikan negara sebesar Rp 22 miliar tertekan. Selain tidak adanya jaminan keamanan bagi mereka, mereka juga terancam atas serangan balik dari keterangan yang mereka sampaikan sendiri.

Kasus ini sudah tujuh tahun membeku dan dikhawatirkan tidak ada perkembangan. Sebagian saksi kunci sudah meninggal dunia seperti misalnya Alm Seno, mantan pimpinan proyek buku ajar dari Dinas Pendidikan.

Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Wonosobo, Sulaiman SH mengemukakan banyak saksi yang sebenarnya bersedia memberikan keterangan. Namun, menurutnya sebagian besar enggan memberikan keterangan karena tertekan. “Mereka rata-rata memilih diam dari pada nantinya terlibat,” katanya, kepada Suara Merdeka CyberNews, Minggu (3/7).

Sulaiman berpendapat, yang semestinya diberikan perlindungan hukum adalah kepastian saksi-saksi tersebut. Pasalnya, dalam beberapa kasus, saksi justru bisa terjerumus. “Perlindungan saksi minim sehingga mereka tidak mau buka-bukaan,” jelasnya.

Keengganan saksi memberikan keterangan detail juga pernah dilakukan oleh Djohariman, pegawai Disdikpora Wonosobo yang sekarang ini sudah ditetapkan sebagai tersangka. Djohariman saat ini tertekan dan menutup diri di rumah.

Tersangka lain, mantan Ketua DPRD periode 1999-2004, Idham Cholied saat ini posisinya berada di Jakarta. Menurut Sulaiman dengan keberadaan tersangka di luar kota menjadikan penyidik diduga mengalami kendala penahanan.

( Edy Purnomo / CN33 / JBSM )

3 Juli 2011 Posted by | WONOSOBO | Tinggalkan komentar

   

%d blogger menyukai ini: