KP2KKN JAWA TENGAH

DEMI ANAK CUCU BERANTAS KORUPSI SEKARANG JUGA

Kasus Korupsi Dana Purnabakti DPRD Sragen Rp 2,25 Miliar: Mantan Anggota DPRD Huni Blok D


SUARA MERDEKA – 20 Mei 2011

SRAGEN – Tujuh terpidana kasus korupsi dana purnabakti DPRD Sragen Rp 2,25 miliar, kemarin memenuhi panggilan Kejaksaan Negeri Sragen untuk menjalani eksekusi hukuman.

Mereka Pambudi Prayoga, Heri Sanyoto, Mualim, Miswanto, Zaini, Sutrisno Yuwono, dan Suharno WD, datang ke Kejaksaan pagi-pagi, secara diam-diam. Para mantan anggota Panitia Rumah Tangga (PRT) DPRD itu terkesan menghindari peliputan media. Mereka datang pukul 06.00 dan minta dikirim ke LP sekitar pukul 06.45 WIB. Nampak hadir Mahmudi Tohpati, anggota DPRD Sragen.

Kasi Pidana Khusus Kejari Heru Mayawan SH selaku eksekutor membenarkan para terpidana itu minta cepat-cepat dikirim ke LP, sedangkan berkas administrasinya menyusul dibawa ke LP.

”Sehingga mereka cepat dikirim ke LP, atas permintaan mereka,” tutur Heru Mayawan SH dimintai konfirmasi, kemarin. Sesuai keputusan Mahkamah Agung (MA), mereka dipidana setahun penjara dan denda Rp 50 juta, subsider empat bulan penjara. Jika terpidana tidak mampu membayar denda Rp 50 juta ke negara, maka denda itu digantikan hukuman pidana tambahan selama empat bulan.

Karena pengiriman terpidana itu terlalu pagi dan tidak sesuai jadwal pemanggilan pukul 09.00, sehingga luput dari pantauan wartawan. Sementara, tidak satu pun petugas Kejari menginformasikan hal itu. Mereka menyusul Syaiful Hidayat, mantan Ketua PRT DPRD (1999 – 2004) yang lebih dulu dieksekusi Rabu (18/5).

Ketemu Wartawan

Bedanya, kalau Syaiful Hidayat secara jantan mengundang media massa meliput proses eksekusi itu. Sedangkan tujuh terpidana itu, menghindari peliputan media.
Muncul kesan, petugas Kejari dan terpidana sengaja merahasiakan eksekusi itu. ”Kalau ada perubahan waktu eksekusi, biasanya petugas Kejari memberitahu media. Ini kok tidak, ada apa?,” tutur Noto, seorang reporter TV lokal, kemarin.

Diluar dugaan, saat ketujuh mantan anggota PRT DPRD itu menunggu penempatan di blok isolasi, secara tidak sengaja mereka berpapasan dengan wartawan.

Sekitar pukul 09.00 kemarin, sejumlah wartawan mendatangi LP untuk meliput razia narkoba yang dilakukan Polres Sragen. Saat memasuki LP, para wartawan bertemu tujuh terpidana yang tengah bercengkerama dengan keluarga dan rekan dekat, sambil menunggu proses pemindahan dari ruang tunggu ke Blok D LP Sragen.

Kejaksaan kini masih menunggu proses kasasi MA untuk 16 terdakwa (Suyono, satu diantara terdakwa sudah meninggal) anggota Panitia Anggaran DPRD (1999-2004) yang ikut terlibat korupsi dana purnabakti Rp 2,25 miliar.(nin-34)

About these ads

20 Mei 2011 - Posted by | SRAGEN

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 50 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: