KP2KKN JAWA TENGAH

DEMI ANAK CUCU BERANTAS KORUPSI SEKARANG JUGA

Pegiat Antikorupsi Dukung Kejati Segera Eksekusi Mardijo


SUARA MERDEKA CyberNews – Kamis, 24 Februari 2011

Semarang, CyberNews. Presidium Masyarakat Antikorupsi Indonesia (MAKI) Boyamin Saiman mendukung komitmen Kepala Kejaksaan Tinggi Jatang Widyopramono yang bertekad tidak ingin menunda-nunda eksekusi terhadap terpidana korupsi mantan Ketua DPRD Jateng Mardijo.

Mardijo merupakan terpidana korupsi APBD Jateng 2003 yang dijatuhi hukuman 2 tahun penjara dan denda Rp 500 juta subsidair tiga bulan kurungan.

Putusan Mahkamah Agung terhadap peninjauan kembali (PK) perkara Mardijo baru diterima Kejaksaan Negeri Semarang pada 22 Februari lalu. Upaya PK tersebut dimohonkan Mardijo sendiri, namun justru menjadi bumerang bagi dirinya.

Semula dia hanya dikenai hukuman setahun penjara dengan masa percobaan 2 tahun. Pidana itu tidak perlu dijalani jika selama masa percobaan tidak melakukan tindak pidana.

Kendati dihukum percobaan, Mardijo berupaya menghilangkan status narapidananya, sehingga ia mengajukan PK. Namun MA malah menghukumnya dua tahun penjara dan membatalkan putusan kasasi sebelumnya.

Boyamin mengatakan, Kejari Semarang sebaiknya tidak perlu berlama-lama berkoordinasi dengan Kejaksaan Tinggi Jateng terkait rencana eksekusi Mardijo. “Saya khawatir Kejari bersikap nanti-nanti atau menunda-nunda dengan alasan sedang dikonsultasikan ke Kejaksaan Tinggi. Biasanya modus penundaan yang terjadi selama ini ialah memakai dalih itu. Kami berharap, Kejari tidak bersikap seperti itu,” tegasnya.

( Yunantyo Adi / CN16 / JBSM )

24 Februari 2011 - Posted by | SEMARANG

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: