KP2KKN JAWA TENGAH

DEMI ANAK CUCU BERANTAS KORUPSI SEKARANG JUGA

Polres Limpahkan Berkas Kasus Pegadaian


SUARA MERDEKA – Jum’at, 05 April 2013

  • Dugaan Korupsi Dana Kreasi
DEMAK – Berkas perkara kasus dugaan korupsi dana kredit kreasi Pegadaian Demak senilai Rp 2,1 miliar, telah dinyatakan lengkap (P21) oleh Polres dan dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri (Kejari), Kamis (5/4).

Kasus tersebut menjerat dua karyawan Pegadaian Demak atas nama Moh Udji Prasodjo (46) dan Kasmuri (54).
Kasi Pidana Khusus (Kasi Pidsus) Kejaksaan Negeri Demak, Dafit Supriyanto mengatakan, pelimpahan berkas sudah dilengkapi dengan alat bukti berupa dokumen angsuran nasabah yang ditahan tersangka dan pelunasan dari para nasabah kredit kreasi tersebut. Selama 20 hari ke depan, kejaksaan akan menyusun berkas dakwaan.

”Kami memutuskan untuk menahan kedua tersangka selama 20 hari, sebelum berkas dakwaan kami serahkan ke Pengadilan Tipikor Semarang,” katanya.

Penahanan tersangka, kata dia, mendasarkan pada syarat obyektif dan subyektif sesuai dalam pasal 21 KUH Pidana. Selain itu, penahanan  mendasarkan atas ancaman tindak pidana yang diduga dilakukan tersangka lebih dari lima tahun.

Kedua tersangka dijerat  dengan pasal 2, pasal 3, dan pasal 11 Undang-Undang Nomor 31 tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, sebagaimana diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 tahun 2001 jo pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP. Dikatakannya, akibat tindak pidana tersebut terdapat kerugian negara senilai Rp.2.178.941.154.
Dana sebesar itu diduga disalahgunakan Moh Udji Prasodjo (46) sebesar Rp.1.658.697.630, sedangkan Kasmuri (54), Rp.520.243.000.

”Keduanya yakni Moh Udji Prasodjo dan Kasmuri, masing-masing sebagai†pegawai bagian analis kredit dan penyimpan barang yang diperbantukan di bagian analisis kredit Pegadaian Demak,” terangnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, kedua tersangka telah ditahan kepolisian sejak 6 Maret lalu. Adapun kasus tersebut dilaporkan pihak pegadaian pada pertengahan Mei 2012.

Pihak pegadaian mengetahui penyimpangan yang diduga dilakukan kedua tersangka dengan modus membuat data fiktif kredit kreasi. Selain itu, mereka juga melakukan pemotongan dan menahan angsuran serta pelunasan. Padahal kredit kreasi sendiri merupakan program ekonomi kerakyatan bagi masyarakat kurang mampu. (J9-72)

Sumber : http://www.suaramerdeka.com/v1/index.php/read/cetak/2013/04/05/220677/Polres-Limpahkan-Berkas-Kasus-Pegadaian
About these ads

5 April 2013 - Posted by | DEMAK

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 55 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: