KP2KKN JAWA TENGAH

DEMI ANAK CUCU BERANTAS KORUPSI SEKARANG JUGA

Kepala Balai Karantina Tersangka


SUARA MERDEKA – Jum’at, 15 Februari 2013

  • Pungutan Liar Impor Produk Pertanian

SEMARANG – Kepala Balai Karantina Pertanian (BKP) Kelas I Semarang, Ir Sugiyanta dinyatakan sebagai tersangka oleh Kantor Cabang Kejaksaan Negeri (Cabjari) Tanjung Emas Semarang. Hal itu dilakukan setelah gelar perkara di Kejaksaan Tinggi Jawa Tengah, Kamis (14/2) siang.

Kapala Cabjari Semarang, Maryanto menagaskan hal itu, berkait dengan pungutan liar yang dilakukan pejabat tersebut.  ”Berdasar hasil ekspose dengan Kepala Kejaksaan Tinggi, bahwa kami sudah memiliki bukti yang cukup untuk menetapkan Insinyur S sebagai tersangka,” kata Maryanto, kemarin.

Terpisah, ketika dimintai konfirmasi, Sugiyanta merasa heran dengan penetapan itu. Apalagi, dia juga belum pernah menerima panggilan pemeriksaan sebagai tersangka.

Bahkan, dia tidak mengetahui perihal yang dituduhkan, meski pernah dimintai keterangan terkait kasus pungutan itu. ”Saya sudah pernah sekali, diklarifikasi,” katanya.

Menerima Pungutan

Menurut Kacabjari, tersangka diduga menyalahgunakan kewenangan, melakukan dan menerima pungutan tidak resmi di luar Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP). Balai Karantina adalah penentu keluar masuknya barang pelabuhan, baik berupa tanaman dan hewan. Salah satu syaratnya, adalah bebas hama.

Dalam pemeriksaan tanaman dan hewan itu, kata dia, ada biaya yang harus dibayar. Dalam hal ini, Balai Karantina menunjuk pihak ketiga. Namun tarif pemeriksaan yang ditentukan oleh pihak ketiga tersebut nilainya lebih mahal dari ketentuan.

Dijelaskan, kasus itu bermula dari laporan sejumlah importir yang tergabung dalam Gabungan Importir Nasional Seluruh Indonesia (GINSI) Jawa Tengah. Kelompok itu mengeluhkan mahalnya biaya pemeriksaan produk hortikultura impor oleh pihak ketiga yang ditunjuk Balai Karantina Pertanian Semarang.

Namun, Maryanto menolak menyebut besaran pungutan pemeriksaan Balai Karantina.

”Ini penyidikan masih belum lengkap. Segera akan kami lengkapi, jadi untuk detilnya belum bisa kami ungkapkan,” kata dia.

Pihaknya masih mengembangkan kasus ini, untuk kemungkinan adanya tersangka lain. Tersangka dijerat Pasal 12 huruf (e) Undang-Undang Pemberantasan Korupsi Nomor 31 Tahun 1999, yang diperbarui dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001. Pasal tersebut mengatur tindak pidana Perbuatan Pemerasan. (H89-64)

Sumber : http://www.suaramerdeka.com/v1/index.php/read/cetak/2013/02/15/215327/Kepala-Balai-Karantina-Tersangka

About these ads

15 Februari 2013 - Posted by | SEMARANG

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 55 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: