KP2KKN JAWA TENGAH

DEMI ANAK CUCU BERANTAS KORUPSI SEKARANG JUGA

Persempit Penyelewengan APBD, Pemprov Gunakan E-Audit


KABAR SEMARANG.COM – Senin, 14/01/2013

KABARSEMARANG.COM – Pemprov Jateng mulai menggunakan sistem informasi elektronik untuk mengaudit pengelolaan anggaran, yang dikenal dengan nama e-audit.

Pemanfaatan sistem e-audit ini ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman dengan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Jateng, mengenai Petunjuk Teknis Pengembangan dan Pengelolaan Sistem Informasi untuk Akses Data.

Penandatanganan dilakukan di kompleks Gubernuran, Jl Pahlawan Semarang, Senin (14/1). Selain Pemprov, nota kesepahaman juga dilakkukan BPK dengan 13 kabupaten/kota lainnya.

Sekda Jateng Hadi Prabowo mengatakan dengan penggunaan e-audit tersebut dapat mempersempit dan menghilangkan peluang untuk penyelewengan dana APBD. Pasalnya, menurut dia, penggunaan anggaran dan kinerja pemerintah dapat dipantau secara langsung melalui sistem tersebut.

“Kami menyambut baik kesepahaman ini, karen menjadikan kinerja birokrasi lebih akuntabel, transparan dan cepat. Dengan sistem ini bpk dan Pemprov juga bisa bersinergi sehingga bisa saling mengingatkan,” kata Hadi.

Tak Bisa Diubah
Dengan penggunaan sistem tersebut, menurut Sekda, potensi adanya kebocoran dan penyimpangan anggaran negara bisa diperkecil bahkan bisa dihilangkan. Terlebih sistem tersebut mempunyai kelebihan yakni data yang diinput ke dalam sistem tak bisa diubah-ubah kembali.

“Ini akan menekan tindak korupsi dan mempertahankan predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP). Korupsi itu muncul karena adanya niat dan kesempatan, jika peluang untuk korupsi dituup maka akan sulit untuk dilakukan,” tegasnya.

Sekretaris Jenderal BPK RI Hendar Ristriawan mengatakan, kesepakatan ini merupakan lanjutan dari kerja sama sebelumnya yang telah dilakukan untuk sistem audit tersebut. E-audit tersebut menurut dia, salah satu upaya untuk menyelesaikan kendala yang dihadapi BPK dalam proses audit saat ini.

“Keterbatasan auditor dan waktu menyebabkan BPK menghadapi kendala dalam proses penyelesaian audit. Oleh karena itu, perlu ada teknologi informasi yang dapat mendukung penyelesaian kendala tersebut. Dengan sistem ini, auditor BPK tidak perlu hadir secara fisik di satu tempat untuk mengaudit,” katanya.

Ia memastikan bahwa sistem tersebut akan menjamin kerahasian dan keamanan data yang diperiksa serta dilengkapi dengan sistem keamanan jaringan internet yang aman sehingga tak mudah untuk dibobol. (al/ks)

Sumber : http://www.kabarsemarang.com/persempit-penyelewengan-apbd-pemprov-gunakan-audit/

About these ads

14 Januari 2013 - Posted by | SEPUTAR JAWA TENGAH - PROV. JATENG

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 55 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: