KP2KKN JAWA TENGAH

DEMI ANAK CUCU BERANTAS KORUPSI SEKARANG JUGA

Pansus Soroti Pengelolaan Aset


SUARA MERDEKA – Rabu, 25 Juli 2012

SEMARANG – Beberapa anggota Dewan yang tergabung di panitia khusus (Pansus) LKPJ DPRD Kota Semarang, menyoroti pengelolaan aset di lingkungan Pemkot Semarang.

Beberapa anggota pansus melihat, pengelolaan aset di lingkungan pemkot belum maksimal dan perlu dilakukan pembenahan. Ketika dilaksanakan rapat Pansus LKPJ DPRD Selasa (24/7) kemarin, beberapa anggota pansus menyatakan, jika tidak dilakukan pembenahan dikhawatirkan aset tersebut akan hilang.

”Aset di sejumlah SKPD banyak yang tidak tercatat dengan baik. Seperti beberapa aset di Dinas Pertanian, Dinas PSDA dan ESDM, serta Dinas Bina Marga. Ini perlu dilakukan pembenahan,” kata Wakil Ketua Pansus LKPJ DPRD, Wachid Nurmiyanto.

Dia mencontohkan aset di Dinas Pertanian. Ada sejumlah peralatan inventaris pertanian yang dipinjampakaikan ke kalangan petani, namun tidak tercatat dengan baik.

Padahal aset tersebut sangat penting karena dibeli dengan uang negara yang harus dipertanggungjawabkan penggunaannya. Selain itu ada sejumlah peralatan pada Dinas Pertanian yang tidak lengkap jumlahnya.

”Misalnya, pada data yang ada, kamera di Dinas Pertanian jumlahnya 15 buah. Namun saat dilakukan pengecekan jumlahnya hanya delapan buah, sisanya tidak ada. Yang menggelikan, pada saat pemeriksaan keesokan harinya, ternyata kameranya lengkap 15 buah lagi,” ujar Wachid.

Hal yang sama juga terjadi pada Dinas PSDA dan ESDM.  Di mana jumlah laptop yang mestinya ada 15 unit, saat dilakukan pemeriksaan hanya ada tujuh unit. Sedangkan pada saat dilakukan pengecekan ulang, jumlah laptop lengkap 15 unit lagi.

Bisa jadi, laptop tambahan itu merupakan barang pinjaman, yang hanya digunakan untuk memenuhi persyaratan pemeriksaan oleh BPK.

Pelabelan Barang

”Kami sempat mempertanyakan, delapan laptop susulan itu milik siapa. Apa benar milik PSDA dan ESDM. Tapi dinas terkait pasti ada alasan,” kata Wachid.

Untuk itu dia mengusulkan agar ada pelabelan barang milik daerah, sehingga ketika dilakukan pemeriksaan bisa diketahui kalau barang-barang tersebut benar-benar milik pemkot.

”Pelabelan ini sangat penting. Selain sebagai tanda, ketika hilang maka bisa dicari dan ada tanda khusus sebagai barang milik daerah,” katanya.

Anggota pansus LKPJ DPRD Kota Semarang, Fajar Adi Pamungkas menambahkan, perlunya lembaga khusus yang mengurusi masalah aset.

Karena aset pemkot jumlahnya sangat banyak dan dari jenis yang bermacam-macam. Dari aset tersebut ada berupa tanah, bangunan, barang dan lain sebagainya. Selain itu aset juga banyak yang dikerjasamakan dengan pihak lain sehingga membutuhkan penanganan khusus.

”Selama ini lembaga yang mengurusi aset bergabung dengan keuangan, yakni di DPKAD. Saya melihat ini kurang efektif karena tidak bisa fokus dalam menangani sebuah persoalan,” tandas Fajar. (H71,H35-69)

Sumber : http://www.suaramerdeka.com/v1/index.php/read/cetak/2012/07/25/193832/Pansus-Soroti-Pengelolaan-Aset

About these ads

25 Juli 2012 - Posted by | SEMARANG

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 50 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: