KP2KKN JAWA TENGAH

DEMI ANAK CUCU BERANTAS KORUPSI SEKARANG JUGA

MTSN Lasem Terbitkan Rapor Ganda


SUARA MERDEKA – Jum’at, 01 Juli 2011

LASEM – Dugaan adanya rapor ganda milik siswa MTs Negeri Lasem yang baru saja lulus mencuat di sela-sela penerimaan peserta didik baru (PPDB) SMA sederajat di Kabupaten Rembang kemarin.  Dari fotokopi legalisasi rapor yang didapatkan Suara Merdeka, dua rapor dengan satu nama itu memiliki nilai yang berbeda di semua mata pelajaran dari kelas VII hingga IX.

Rapor pertama yang diduga asli, nilai semua mata pelajaran terlihat sangat rendah. Namun pada rapor kedua dengan nama sama, nilai pada semua mata pelajaran melonjak tinggi.   Salah satu contoh adalah dua fotokopi rapor milik siswa berinisial M yang telah dilegalisasi sekolah.

Saat kelas VII semester I, nilai Bahasa Inggris pada rapor pertama hanya 64. Namun pada rapor kedua, melonjak tajam menjadi 76. Nilai IPA kelas IX tertulis 65. Namun pada rapor yang baru, melonjak jadi 80.

Karena ada peningkatan nilai pada hampir semua mata pelajaran, secara otomatis jumlah nilai dan nilai rata-rata siswa melonjak drastis. Berdasarkan data, ada rapor ”baru” siswa yang nilainya melonjak drastis hingga 15 poin dari rapor pertama.  Salah satu sumber Suara Merdeka yang enggan disebut identitasnya mengemukakan, pergantian rapor siswa itu semata-mata untuk mengejar kelulusan. Kalau memakai rapor lama yang nilainya rendah, banyak siswa MTs yang tidak akan lulus tahun ini.

”Sekarang kelulusan ditentukan berdasarkan gabungan nilai ujian nasional (UN) dan nilai rapor. Dengan nilai rapor lama, banyak siswa sekolah itu yang tidak akan lulus. Karena itu, pihak sekolah kemudian menerbitkan rapor baru dengan menaikkan nilai agar siswanya dapat lulus,” ujar dia.

Membantah Keras

Sumber itu juga menyebutkan, rapor asli MTs Negeri Lasem dahulu memiliki sampul berwarna hijau. Sementara itu, rapor baru memiliki sampul merah. Rapor bersampul hijau itu pernah beredar. Namun, kemudian dikumpulkan untuk diganti rapor bersampul merah yang nilainya telah dinaikkan. Atas adanya temuan itu, pihak sekolah melalui Wakil Kepala Sekolah Bidang Prasarana dan Sarana Kris Sutopo membantah keras adanya rapor ganda yang diterbitkan oleh sekolah kepada siswa.

Dia menandaskan, sangat mustahil ada upaya melakukan penggantian rapor untuk meluluskan siswa. ”Di tempat kami, dari 205 siswa ada seorang tidak lulus. Kami tidak mengganti rapor siswa. Karena itu sulit dilakukan,” tegasnya.
Disebutkannya, untuk kelulusan siswa, pihak sekolah berstandar nasional itu terpaku pada kriteria kelulusan minimal (KKM). ”Kalau siswa belum mencapai KKM, kami upayakan untuk remidi,” ungkap dia. (H19-57)

About these ads

2 Juli 2011 - Posted by | REMBANG

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 54 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: